Berita Kaltara Terkini
Hardiknas di SMPN 2 Nunukan Berlangsung Meriah, Dari Lomba Kreatif hingga Program AI
Hardiknas 2026 di SMPN 2 Nunukan berlangsung meriah dengan inovasi teknologi dan budaya lokal
Ringkasan Berita:
- Hardiknas 2026 di SMPN 2 Nunukan diisi upacara dan lomba kreatif siswa.
- Sekolah ini ditunjuk sebagai role model dengan rapor pendidikan terbaik di Nunukan.
- Program koding, AI, dan pelestarian budaya Tidung menjadi fokus pengembangan.
TRIBUNKALTIM.CO - Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di SMPN 2 Nunukan, Kalimantan Utara berlangsung meriah dan penuh antusiasme pada Sabtu (2/5/2026).
Kegiatan yang digelar meliputi upacara hingga berbagai perlombaan yang melibatkan seluruh siswa dan guru.
Kepala sekolah, Arbain, menyampaikan rasa bangganya atas partisipasi aktif seluruh warga sekolah.
“Antusiasme anak-anak luar biasa. Dari awal sampai akhir kegiatan berjalan lancar,” ujarnya.
Momentum Hardiknas ini tidak hanya menjadi ajang seremonial, tetapi juga ruang ekspresi kreativitas siswa.
Baca juga: Siswa Tampilkan Dindang Alom Taka saat Hardiknas di SMPN 2 Nunukan
Sekolah Model dengan Prestasi Unggul
SMPN 2 Nunukan kini dipercaya sebagai sekolah model oleh Kementerian Pendidikan. Bahkan, sekolah ini disebut memiliki rapor pendidikan terbaik di Kabupaten Nunukan.
Predikat tersebut menjadi dorongan bagi sekolah untuk terus meningkatkan kualitas pembelajaran dan inovasi pendidikan.
“Kami dipercaya sebagai salah satu role model. Ini jadi motivasi bagi kami,” jelas Arbain.
Sebagai bagian dari pengembangan pendidikan, SMPN 2 Nunukan mulai mengimplementasikan program Koding dan Kecerdasan Artifisial (AI). Program ini bertujuan membekali siswa dengan kemampuan teknologi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Meski demikian, pihak sekolah tetap menekankan pentingnya literasi digital agar siswa mampu menyaring dampak negatif teknologi.
Baca juga: Hardiknas 2026, Nunukan Siapkan 3 Layanan Baru dan Revitalisasi Sekolah
Kreativitas dan Budaya dalam Satu Panggung
Salah satu momen yang mencuri perhatian dalam peringatan Hardiknas adalah penampilan ansambel musik bertajuk Dindang Alom Taka atau Lagu Alam Kita.
Pertunjukan ini mengangkat nilai-nilai pelestarian lingkungan dan budaya khas Nunukan, seperti pentingnya menjaga hutan, laut, serta keseimbangan kehidupan masyarakat adat.
“Ada pesan bagaimana kita menjaga alam dan menghargai adat istiadat,” ungkap Arbain.
Selain fokus pada teknologi, SMPN 2 Nunukan juga berkomitmen memperkuat identitas budaya melalui pengenalan kearifan lokal suku Tidung.
Ke depan, sekolah berencana menerapkan pembelajaran multibahasa, meliputi Bahasa Tidung, Bahasa Indonesia, dan Bahasa Inggris.
“Kami ingin siswa tidak hanya pintar teknologi, tapi juga kuat dalam budaya,” tegasnya. (*)
Hari Pendidikan Nasional
Hardiknas
teknologi
Artificial Intelegence
SMPN 2 Nunukan
Kalimantan Utara
TribunKaltim.co
| Meski Rusa Muda Ditunda, Dinkes Tana Tidung Pastikan Layanan Kesehatan Gratis Tetap Jalan |
|
|---|
| Apel Gabungan di Nunukan, Aparat Perkuat Sinergi Berantas Penyelundupan |
|
|---|
| Karta Kreatif Flobamora, Satu-satunya Rumah Tenun di Bulungan Padukan Budaya NTT dan Kaltara |
|
|---|
| Rumah Tenun Flobamora Bulungan, Merajut Tradisi dan Inovasi Lokal |
|
|---|
| Tabligh Akbar Ustaz Das’ad Latif Meriahkan Penutupan KaShaFa 2026 di Tarakan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260502-Hardiknas.jpg)