Selasa, 2 Juni 2026

Berita Kaltara Terkini

Politeknik Malinau Jadi Harapan Warga Kuliah Murah Tanpa Harus Keluar Daerah

Kampus lokal di Malinau menjadi harapan warga untuk kuliah terjangkau tanpa meninggalkan pekerjaan

Tayang:
TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMAD SUPRI
KAMPUS LOKAL - Suasana wisuda lulusan Politeknik Malinau, di Kabupaten Malinau. Faktor biaya dan jangkauan wilayah menjadikan kampus lokal sebagai sarana utama masyarakat menempuh pendidikan. (TRIBUNKALTARA.COM/MOHAMMAD SUPRI) 

Ringkasan Berita:
  • Politeknik Malinau menjadi pilihan utama warga untuk melanjutkan pendidikan vokasi dengan biaya terjangkau.
  • Mayoritas mahasiswa merupakan kalangan pekerja yang membutuhkan akses pendidikan fleksibel.
  • Kampus berupaya meningkatkan kualitas dosen dan kurikulum demi mencetak lulusan siap kerja.

TRIBUNKALTIM.CO - Keberadaan perguruan tinggi di daerah menjadi solusi penting bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan tanpa harus meninggalkan kampung halaman.

Mengutip dari TribunKaltara.com, kondisi tersebut dirasakan langsung warga di Malinau yang kini mengandalkan pendidikan vokasi lokal sebagai alternatif kuliah dengan biaya lebih terjangkau.

Selain mengurangi beban biaya hidup di luar daerah, kampus lokal juga memberikan kemudahan akses bagi masyarakat, terutama bagi mereka yang sudah bekerja namun tetap ingin melanjutkan pendidikan formal.

Sebagian besar mahasiswa yang menempuh pendidikan di perguruan tinggi setempat diketahui berasal dari kalangan pekerja yang membutuhkan penyesuaian waktu belajar dengan aktivitas pekerjaan sehari-hari.

Jadi Harapan Warga

Salah seorang lulusan Program Studi Administrasi Bisnis Politeknik Malinau, Sulastri, mengaku keberadaan kampus lokal sangat membantu masyarakat kelas menengah.

Baca juga: Pemkab Malinau Latih 80 Pemuda Putus Sekolah Jadi Wirausaha Mandiri

Menurutnya, akses pendidikan yang dekat membuat warga tetap bisa mengejar pendidikan tinggi tanpa harus memikirkan biaya besar untuk hidup di luar kota.

“Sebagai satu-satunya kampus di sini, ini menjadi pilihan utama,” ujar Sulastri, Minggu (24/5/2026).

Ia menyebut sebagian besar mahasiswa di kampus tersebut merupakan pekerja aktif yang mempertimbangkan biaya kuliah dan kemudahan akses.

“Kebanyakan dari kami yang kuliah adalah pekerja yang tentu mempertimbangkan akses dan biaya yang terjangkau,” lanjutnya.

Keberadaan institusi pendidikan tinggi di daerah perbatasan seperti Malinau dinilai memiliki peran penting dalam membuka peluang pendidikan bagi masyarakat yang sebelumnya sulit menjangkau kampus di kota besar.

Baca juga: Malinau Siapkan SPAM Terpadu Rp60 Miliar, Solusi Krisis Air Bersih Jangka Panjang

Warga Dorong Peningkatan Kualitas

Meski dinilai unggul dari sisi keterjangkauan dan akses, masyarakat berharap kualitas pendidikan vokasi di daerah terus ditingkatkan.

Salah satu aspirasi yang paling banyak disuarakan adalah peningkatan kualitas tenaga pengajar agar lulusan kampus lokal mampu bersaing dengan lulusan perguruan tinggi lain di dunia kerja.

Masyarakat berharap kurikulum dan kualitas pembelajaran dapat disesuaikan dengan kebutuhan industri dan perkembangan dunia kerja saat ini.

Dengan demikian, lulusan pendidikan vokasi di Malinau tidak hanya memiliki ijazah, tetapi juga keterampilan yang relevan dan siap digunakan di lapangan kerja.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved