Rabu, 3 Juni 2026

Berita Kaltara Terkini

Goa Berlapis Bulungan Simpan Jejak Kesultanan, Miliki 22 Goa dan Habitat Walet

Goa Berlapis di Bulungan menyimpan sejarah Kesultanan Bulungan, habitat walet, dan jaringan puluhan goa yang unik

Tayang:
TRIBUNKALTARA.COM/DESI KARTIKA
WARISAN GOA BERSEJARAH – Goa Berlapis di Desa Baratan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, menjadi salah satu kawasan yang menyimpan jejak sejarah Kesultanan Bulungan sekaligus potensi wisata alam dengan puluhan goa dan habitat burung walet. Foto diambil di Desa Baratan, Bulungan, Selasa (2/6/2026). (TRIBUNKALTARA.COM/DESI KARTIKA) 

Ringkasan Berita:
  • Goa Berlapis di Desa Baratan merupakan kawasan warisan sejak masa Kesultanan Bulungan.
  • Kawasan ini memiliki sekitar 22 goa dan dikenal sebagai habitat burung walet.
  • Potensi wisata sejarah dan alam dinilai besar untuk dikembangkan sebagai destinasi unggulan Kaltara.

TRIBUNKALTIM.CO - Keindahan alam yang ditawarkan Goa Berlapis di Desa Baratan, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara, ternyata menyimpan kisah panjang yang tak banyak diketahui masyarakat.

Di balik panorama eksotis yang hanya dapat dinikmati melalui perjalanan mendaki, kawasan ini memiliki nilai sejarah yang erat kaitannya dengan masa kejayaan Kesultanan Bulungan.

Keberadaan Goa Berlapis bahkan menarik perhatian berbagai kalangan, termasuk Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A Paliwang.

Selain menyuguhkan pemandangan alam yang memikat, kawasan tersebut menyimpan potensi wisata sejarah, budaya, dan konservasi yang dinilai sangat besar.

Pemilik kawasan Goa Berlapis saat ini, H. Mochtar, menjelaskan bahwa lahan tersebut merupakan warisan turun-temurun yang telah ada sejak era Kesultanan Bulungan.

Baca juga: Wisata Alam Goa Berlapis Bulungan, Sensasi Hiking Jantung Rimba dan Keunikan Batu Bermusik

"Ini sudah dimiliki turun-temurun sejak zaman Kesultanan Bulungan. Pada tahun 2009 kawasan ini beralih kepada saya," ujarnya, Selasa (2/6/2026).

Dulu Jadi Sumber Penghidupan Masyarakat

Menurut Mochtar, kawasan goa sejak dahulu menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat sekitar.

Atas arahan Kesultanan Bulungan, masyarakat memanfaatkan kawasan tersebut untuk mencari nafkah dari hasil alam yang tersedia.

Mengutip dari TribunKaltara.com, salah satu komoditas yang paling terkenal dari kawasan ini adalah sarang burung walet yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Selain itu, masyarakat juga memanfaatkan hasil hutan seperti rotan dan kayu untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka.

Baca juga: Longboat Diterjang Badai dan Mati Mesin di Perairan Sekatak Bulungan, 3 Warga Tarakan Dievakuasi SAR

"Tempat ini dulunya merupakan kawasan yang dimanfaatkan masyarakat atas arahan Kesultanan Bulungan untuk mencari hidup. Yang paling terkenal tentu sarang burung waletnya," kata Mochtar.

Ia mengungkapkan, populasi burung walet pada masa lalu sangat melimpah karena pengelolaan sumber daya alam dilakukan secara bijaksana.

"Kalau dulu sarang burung tidak ada habis-habisnya karena orang dulu tidak serakah. Sekarang banyak yang diambil sebelum waktunya sehingga lama-kelamaan berkurang," ujarnya.

Menyimpan Puluhan Goa yang Saling Terhubung

Selain memiliki nilai sejarah, Goa Berlapis juga menyimpan kekayaan geologi yang menarik untuk ditelusuri.

Sumber: Tribun kaltara
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved