Kamis, 9 April 2026

Darurat Narkoba

Positif Sabu, Lanal Sangatta Berhentikan Koptu Ar

Alhasil, setelah melalui proses panjang dan pemeriksaan intensif, akhirnya satu anggota Lanal Sangatta terpaksa diberhentikan secara tidak hormat.

TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Danlanal Sangatta, Letkol Laut (P) Mulyan Budiarta melepas pakaian Koptu Ar dalam upacara pemberhentian di Makolanal Sangatta. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Komitmen untuk menciptakan aparat Pangkalan TNI AL (Lanal) Sangatta yang bersih dari narkotika dan obat terlarang, tak berhenti sampai pada sosialisasi dan tes urine saja.

Tapi juga tindakan tegas yang langsung diambil Komandan Lanal Sangatta, Letkol Laut (P) Mulyan Budiarta pada anggotanya yang terdeteksi mengonsumsi barang haram pada pelaksanaan tes urine lalu.

Alhasil, setelah melalui proses panjang dan pemeriksaan intensif, akhirnya satu anggota Lanal Sangatta terpaksa diberhentikan secara tidak hormat.

Upacara Pemberhentian Secara Tidak Dengan Hormat (PTDH) pada anggota Lanal berinisial Ar digelar di Makolanal Sangatta, Jumat (7/7/2017).

Dipimpin Danlanal Letkol Laut (P) Mulyan Budiarta, upacara disaksikan seluruh anggota Lanal Sangatta.

Ar yang berpangkat  Kopral Satu diberhentikan karena hasil tes urine lalu dinyatakan positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.

Pemberhentian, berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kepala Staf TNI AL nomor Kep/52/III/2017 tentang pemberhentian dengan tidak hormat dari Dinas Keprajuritan TNI Angkatan Laut.

Dalam kesempatan tersebut, Danlanal Sangatta, Letkol (P) Mulyan Budiarta kembali mengingatkan para prajurit Lanal Sangatta untuk menjauhi narkoba. Karena Lanal Sangatta tidak main-main dengan komitmen tegas bagi pelanggarnya.  

"Saya berharap setelah ini tidak ada lagi pelanggaran yang dilakukan prajurit Lanal Sangatta terhadap narkoba. Karena instruksi pimpinan sudah jelas, bagi pengguna dan pengedar narkoba tidak ada toleransi. Sanksi tegas telah menanti, yaitu pemecatan,” ujar Mulyan.

Selain itu, Mulyan Budiarta juga mengimbau para prajurit Lanal Sangatta untuk meningkatkan kedisiplinan dan tata tertib angkatan laut. Sehingga bisa menjadi contoh dan tauladan yang baik.

”Jaga nama baik diri sendiri, keluarga dan organisasi Angkatan Laut sehingga citra TNI Angkatan Laut akan tetap terjaga dan jadikanlah momentum ini sebagai pelajaran yang berharga dalam pengabdian kita bagi bangsa dan negara,” kata Mulyan.

Upacara pemecatan secara tidak hormat ini, menurut Mulyan, merupakan bentuk dari komitmen TNI.  Terkhusus TNI Angkatan Laut dalam memerangi narkoba.

“Lanal Sangatta juga berkomitmen di bawah kepemimpinan saya. Saya akan mengajak seluruh parjurit untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang positif dan bermanfaat," ujar Mulyan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved