Berita Kubar Terkini
Dapat Bantuan Mesin Giling Padi dari Pemkab, Para Petani di Kubar Kian Bersemangat
Para petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur mengaku semakin bersemangat untuk bertani.
Penulis: Zainul |
TRIBUNKALTIM.CO, SENDAWAR - Para petani yang tergabung dalam beberapa kelompok tani di wilayah Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur mengaku semakin bersemangat untuk bertani.
Pasalnya, perhatian pemerintah selama ini selalu tertuju kepada mereka, mulai dari pemberian bantuan bibit tanaman, bantuan pupuk, hingga peralatan pertanian.
Bahkan pada Selasa kemarin (7/12/2021) Pemerintah Kabupaten Kutai Barat melalui Dinas Ketahanan Pangan memberikan bantuan lagi berupa peralatan pertanian, yakni mesin penggilingan padi yang komplit.
Bantuan mesin penggilingan padi tersebut diserahkan kepada Kelompok Tani Suka Maju di Kampung Gemuruh dan Kelompok Tani Sungai Kelingking di Kampung Gemuhan Asa.
"Pastinya kita semakin bersemangat ya, pemerintah juga selalu memberi perhatian kepada kami para petani dengan memberikan berbagai macam bantuan," ungkap Santoso, salah satu petani padi.
Baca juga: Wujudkan Ketersediaan dan Ketahanan Pangan di Kubar, Kelompok Tani Terima Mesin Penggilingan Padi
Baca juga: Dorong Perekonomian Warga, Pembangunan Akses Jalan Penghubung Antarkampung di Kubar Dipercepat
Terpisah dari anggota kelompok tani lainnya yang mengaku bantuan pemerintah selama ini sangat bermanfaat serta menghemat biaya dan juga tenaga.
"Bantuan seperti mesin giling padi kemarin itu pastinya sangat besar manfaatnya bagi kami, karena selain menghemat biaya juga menghemat tenaga karena selama ini kita lakukan manual itu prosesnya lama baru jadi beras," ujar Makmur, salah satu anggota kelompok tani lainnya.
Diketahui, bantuan mesin giling padi komplit yang diberikan kepada masyarakat itu berupa mesin diesel Jiang Dong ZH 1125 JD D Starter, alat penggiling Satake SB 10D Agrindo, accu, pompa Siput NP, vambelt gilingan dari dynamo ke satake, Semir band, Vambelt A51, selang air, pully mesin, oli mediteran, tangga dan rak untuk memasukkan padi dan ulin untuk pondasi mesin.
Sementara itu, Bupati Kutai Barat, FX Yapan mengatakan, wilayah Kutai Barat memiliki potensi sumber daya alam dan keanekaragaman pangan lokal yang sangat potensial pada pengembangan sektor pertanian.
Bahkan sangat berpeluang untuk mewujudkan ketahanan dan kedaulatan pangan terutama pangan padi atau beras sehingga sangat diperlukan peralatan pertanian yang memadai.
Baca juga: Angkutan Sawit Diduga Rusak Jalan Kabupaten, Ketua DPRD Kubar Beri Peringatan Keras
"Dengan bantuan mesin giling bagi kelompok tani ini dapat semakin berdampak bagi kemajuan sektor pertanian terutama dalam upaya kita untuk swasembada pangan serta sebagai upaya kita untuk mewujudkan Kutai barat yang semakin adil, mandiri dan sejahtera berlandaskan ekonomi kerakyatan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia," ucapnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/petani-di-kutai-barat-sedang-memanen-padi-yang-masih-dilakukan-secara-manual.jpg)