Amalan dan Doa
Niat dan Tata Cara Puasa Syawal 2026, Bolehkah Digabung dengan Qadha Ramadhan?
Berikut niat puasa Syawal 6 hari lengkap tata cara dan kemuliannya. Apakah puasa Syawal boleh digabung dengan puasa qadha Ramadhan?
TRIBUNKALTIM.CO - Berikut niat puasa Syawal 6 hari lengkap tata cara dan kemuliannya.
Apakah puasa Syawal boleh digabung dengan puasa qadha Ramadhan?
Simak hukum puasa Syawal digabung dengan puasa qadha Ramadhan.
Puasa Syawal merupakan amalan sunnah yang memiliki keutamaan seperti berpuasa selama satu tahun lamanya, seperti tertuang dalam hadits:
“Barang siapa saja yang berpuasa Ramadhan, kemudian dilanjutkan dengan enam hari di bulan Syawal, maka seperti pahala berpuasa setahun” (HR Muslim).
Baca juga: Masjid Negara IKN Dipadati Pengunjung Jelang Buka Puasa Ramadan Terakhir
Adapun, 1 Syawal 1447 jatuh, Sabtu (21/3/2026).
Artinya, puasa Syawal bisa dikerjakan mulai Minggu (22/3/2026).
Dikutip dari laman Kemenag, idealnya puasa sunah Syawal enam hari itu dilakukan persis setelah hari Raya Idhul Fitri, yakni pada 2-7 Syawal.
Namun bagi seseorang yang berpuasa di luar tanggal itu, sekalipun tidak dilakukan berurutan tetap mendapat keutamaan puasa Syawal.
Dengan kata lain, puasa Syawal dilaksanakan antara tanggal 2 sampai dengan 30 Syawal yang cara pelaksanaannya bisa dengan berturut-turut, atau secara acak atau terpisah-pisah.
Lantas bagaimana bacaan niat serta tata cara melaksanakan puasa Syawal 2026?
Baca juga: Jadwal Buka Puasa Kutai Timur Hari Ini 20 Maret 2026, Lengkap Jadwal Salat
Bacaan Niat Puasa Syawal 1447 H
Berikut bacaan niat puasa Syawal 2026 berdasarkan waktu pelafalannya:
Niat puasa Syawal yang dibaca pada malam sebelumnya:
نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ الشَّوَّالِ لِلهِ تَعَالَى
Nawaitu shauma ghadin ‘an adâ’i sunnatis Syawwali lillahi ta‘ala.
Artinya: Aku berniat puasa sunah Syawal esok hari karena Allah SWT.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/TribunStylecom-Ilustrasi-puasa-syawal.jpg)