Amalan dan Doa
3 Contoh Naskah Khutbah Jumat 22 Mei 2026 Tema Jelang Hari Tarwiyah, Arafah dan Idul Adha
Menjelang Hari Tarwiyah, Arafah, dan Idul Adha 2026, umat Islam diajak memperbanyak ibadah sunnah seperti puasa, dzikir, dan sedekah.
Ringkasan Berita:
- Menjelang Hari Tarwiyah, Arafah, dan Idul Adha 2026, umat Islam diajak memperbanyak ibadah sunnah seperti puasa, dzikir, dan sedekah di 10 hari awal Dzulhijjah.
- Dalam contoh khutbah Jumat 22 Mei 2026, puasa Tarwiyah dan Arafah disebut memiliki keutamaan besar, termasuk penghapusan dosa setahun hingga dua tahun.
- Khutbah juga menekankan makna Idul Adha sebagai simbol ketakwaan, keikhlasan, serta semangat pengorbanan dan kepedulian sosial kepada sesama.
TRIBUNKALTIM.CO - Jumat 22 Mei 2026 bertepatan dengan 5 Dzulhijjah 1447 Hijriah, hanya beberapa hari menjelang Hari Tarwiyah, Hari Arafah, dan Hari Raya Idul Adha.
Momentum ini menjadi kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah dan meningkatkan ketakwaan melalui amalan-amalan sunnah di awal bulan Dzulhijjah.
Menjelang Idul Adha, banyak khatib mulai menyiapkan materi khutbah Jumat yang mengangkat tema keutamaan puasa Tarwiyah dan Arafah, kemuliaan 10 hari pertama Dzulhijjah, hingga makna pengorbanan dalam ibadah kurban.
Tema-tema tersebut dinilai relevan untuk mengingatkan jamaah tentang pentingnya memanfaatkan hari-hari terbaik dalam Islam.
Baca juga: Isi Khutbah Jumat Hari Ini, 10 April 2026, Mengupayakan Menjadi Haji Mabrur
Dalam sejumlah contoh naskah khutbah Jumat, dijelaskan bahwa puasa Tarwiyah dan Arafah memiliki keutamaan besar karena dapat menjadi penghapus dosa.
Selain itu, umat Islam juga diajak memperbanyak dzikir, sedekah, membaca Al Quran, hingga mempererat kepedulian sosial menjelang Hari Raya Idul Adha.
Khutbah juga menekankan bahwa ibadah kurban bukan sekadar menyembelih hewan, melainkan simbol ketakwaan dan keikhlasan sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS.
Karena itu, momen Idul Adha diharapkan mampu menumbuhkan semangat berbagi, pengorbanan, serta kepedulian terhadap sesama.
Inilah contoh naskah khutbah Jumat berkaitan dengan tema jelang Hari Tarwiyah, Arafah dan Hari Raya Idul Adha atau Idul Qurban.
CONTOH NASKAH KHUTBAH 1
Khutbah I
اَلْحَمْدُ لِلهِ الَّذِيْ نَوَّرَ قُلُوْبَ أَوْلِيَائِهِ بِأَنْوَارِ الْوِفَاقِ، وَرَفَعَ قَدْرَ أَصْفِيَائِهِ فِيْ الْأَفَاقِ، وَطَيَّبَ أَسْرَارَ الْقَاصِدِيْنَ بِطِيْبِ ثَنَائِهِ فِيْ الدِّيْنِ وَفَاقَ، وَسَقَى أَرْبَابَ مُعَامَلَاتِهِ مِنْ لَذِيْذِ مُنَاجَتِهِ شَرَابًا عَذْبَ الْمَذَاقِ، فَأَقْبَلُوْا لِطَلَبِ مَرَاضِيْهِ عَلَى أَقْدَامِ السِّبَاقِ. فَسُبْحَانَ مَنْ أَيْقَظَ الْأَبْرَارَ، وَحَثَّ مَطَايَا شَوْقِهِمْ اِلَى دَارِ الْقَرَارِ، وَاسْتَنْهَضَ عَزَائِمَهُمْ اِلىَ الْمُسَارَعَةِ وَالْبِدَارِ
أَشْهَدُ أَنْ لَااِلَهَ اِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ شَهَادَةً صَفَا مَوْرِدُهَا وَرَاقَ، نَرْجُوْ بِهَا النَّجَاَةَ مِنْ نَارٍ شَدِيْدَةِ الْاِحْرَاقِ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ أَشْرَفُ الْخَلْقِ عَلَى الْاِطْلَاقِ، اَلَّذِيْ أُسْرِيَ بِهِ عَلَى الْبُرَاقِ، حَتَّى جَاوَزَ السَّبْعَ الطِّبَاقِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلىَ أَلِهِ وَأَصْحَابِهِ الْبَرَرَةِ السَّبَاقِ، صَلَاةً وَسَلَامًا اِلَى يَوْمِ التَّلَاقِ. أَمَّا بَعْدُ: فَيَا عِبَادَ الرَّحْمَنِ، فَإِنِّي أُوْصِيْكُمْ بِتَقْوَى اللهِ الْمَنَّانِ، الْقَائِلِ فِي كِتَابِهِ الْقُرْانِ: يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلا تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ
Ma’asyiral Muslimin jamaah Jumat yang dirahmati Allah
Alhamdulillahi rabbil alamin, puji syukur kepada Allah swt, sebagai pembuka dalam memulai khutbah Jumat pada siang hari ini, karena kita semua telah mendapatkan karunia yang sangat banyak dari Allah swt, bahkan tidak terhitung jumlahnya. Maka, sudah tentu syukur menjadi kalimat yang harus sering kita ucapkan, sebagai bentuk terimakasih kepada-Nya.
Shalawat dan salam mari senantiasa kita haturkan kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw, manusia sempurna yang telah sukses menjalankan semua visi dan misi dakwahnya dalam menyebarkan ajaran Islam yang penuh dengan kasih sayang. Semoga kita semua diakui sebagai umatnya, dan bisa mendapatkan syafaatnya, serta bisa berkumpul bersamanya di dalam surga yang penuh dengan kenikmatan. Amin ya rabbal alamin.
Selanjutnya, sudah menjadi keharusan bagi kami selaku khatib, untuk mengajak dan menyeru kepada kami sendiri, keluarga, dan semua jamaah, untuk senantiasa berusaha dan berupaya meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah swt, yaitu dengan cara mengerjakan semua kewajiban, menunaikan semua amanah dan tanggung jawab, serta meninggalkan semua yang dilarang dalam agama Islam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250530_Desain-Khutbah-Jumat.jpg)