Berita Balikpapan Terkini

PAUD Bukan Sekadar Formalitas, 420 PAUD di Balikpapan Siapkan Anak Hadapi Dunia Sekolah

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kerap dianggap sebagai tahapan belajar yang hanya berisi bermain dan aktivitas ringan lainnya.

Editor: Syaiful Syafar
DOK TRIBUN KALTIM
BINCANG PAUD BALIKPAPAN - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan Irfan Taufik (tengah) dalam program talkshow Bincang Inspiratif bersama Staf System Strengthening Unit Tanoto Foundation Monika Harahap (kiri), yang dipandu Pemimpin Redaksi Tribun Kaltim Sumarsono (kanan) di Studio Tribun Kaltim, 5 Agustus 2025. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) kerap dianggap sebagai tahapan belajar yang hanya berisi bermain dan aktivitas ringan lainnya. Namun, di balik itu semua, PAUD justru memiliki peran krusial dalam membentuk kesiapan anak secara menyeluruh sebelum memasuki jenjang Sekolah Dasar (SD).

Di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur terdapat 420 PAUD aktif yang tersebar di berbagai kecamatan. 

Keberadaan lembaga-lembaga ini menjadi bagian dari strategi pemerintah untuk memastikan bahwa anak usia 5–6 tahun mendapatkan stimulasi yang tepat, baik secara kognitif, sosial, maupun emosional.

Akan tetapi, tantangan masih cukup besar. 

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irfan Taufik, menyebutkan bahwa masih banyak anak usia 7 tahun yang langsung masuk SD tanpa melewati jenjang PAUD.

''Anak yang masuk SD tanpa PAUD itu pasti berbeda. Dari situ bisa terlihat potensi sosialnya, bagaimana ia bersosialisasi, dan bagaimana ia mengembangkan pengetahuannya,'' ujar Irfan. 

Menurut Irfan, anak-anak yang tidak mendapatkan pendidikan prasekolah cenderung mengalami hambatan saat masuk SD.

Mereka lebih lambat beradaptasi, kurang percaya diri, dan belum terbiasa dengan struktur kegiatan belajar-mengajar.

Baca juga: Ijazah PAUD Jadi Syarat Masuk SD, DPRD Dorong Pemerataan TK Negeri di Balikpapan

Hal ini tentu bisa memengaruhi pencapaian akademik dan pengalaman belajar secara keseluruhan.

Di sinilah peran Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) menjadi sangat penting, karena dapat membantu anak mempersiapkan diri secara sosial, emosional, dan kognitif sebelum mereka memasuki jenjang sekolah dasar.

Kenapa PAUD Penting?

PAUD bukan hanya soal aktivitas bermain.

Di balik permainan edukatif dan kegiatan kelompok, anak-anak sebenarnya sedang belajar tentang regulasi emosi, bagaimana mengenali dan mengelola perasaan sendiri, bagaimana berinteraksi, berbagi, menyelesaikan konflik, serta kognisi dasar seperti mengenal konsep angka, huruf, bentuk, dan konsep-konsep awal dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan kata lain, PAUD memberikan fondasi untuk pembelajaran jangka panjang.

Untuk menjembatani anak-anak dalam masa transisi ini, Dinas Pendidikan Kota Balikpapan mengembangkan berbagai program, termasuk pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) yang ramah anak, serta inisiatif GELAS (Gerakan Berbagi Kelas), sebuah pendekatan kolaboratif antara guru, siswa, dan orangtua.

''Program transisi ini kita siapkan agar anak tidak kaget saat masuk ke SD. Kita dorong kegiatan yang kolaboratif, antara guru, siswa, dan orang tua, supaya anak merasa nyaman dan siap belajar,'' jelas Irfan.

Baca juga: Ratusan Guru PAUD se-Balikpapan Ikut Seminar Pendidikan, Tekankan Kolaborasi dan Kebahagiaan Anak

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved