Jumat, 8 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Menkeu Purbaya Optimistis Ekonomi Akan Tumbuh 5,5 Persen, Belanja Masyarakat Naik Kencang

Menkeu Purbaya optimistis ekonomi kuartal IV tumbuh 5,5 persen, belanja masyarakat jadi kunci.

Tayang:
Penulis: Rita Noor Shobah | Editor: Heriani AM
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
MENKEU PURBAYA - Menteri Keuangan RI, Purbaya Yudhi Sadewa, memberi keterangan kepada wartawan di Istana Negara, Jakarta, Jumat (19/9/2025). Menteri Keuangan Republik Indonesia, Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV tahun 2025 dapat mencapai angka 5,5 persen.(Tribunnews.com/Igman Ibrahim) 

TRIBUNKALTIM.CO – Pertumbuhan ekonomi nasional di bawah kepempinan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan Indonesia sedang dinanti-nantikan.

Purbaya Yudhi Sadewa menyampaikan optimisme bahwa pertumbuhan ekonomi nasional pada kuartal IV tahun 2025 dapat mencapai angka 5,5 persen. 

Pertumbuhan ekonomi nasional adalah peningkatan nilai total barang dan jasa yang dihasilkan oleh suatu negara dalam periode tertentu, biasanya diukur secara tahunan.

Ini merupakan indikator utama untuk menilai kesehatan ekonomi suatu negara.

Pertumbuhan ekonomi terjadi ketika Produk Domestik Bruto (PDB) meningkat dari waktu ke waktu. PDB mencerminkan total nilai produksi barang dan jasa dalam negeri.

Jika PDB naik, berarti aktivitas ekonomi meningkat—lebih banyak barang diproduksi, lebih banyak jasa diberikan, dan biasanya lebih banyak orang bekerja.

Keyakinan ini didasarkan pada tren peningkatan belanja masyarakat yang diperkirakan akan mendorong pertumbuhan di berbagai sektor strategis.

Baca juga: Menkeu Purbaya Ultimatum Pengemplang Pajak, Rp60 Triliun Harus Masuk Kas Negara Tahun Ini

Purbaya menilai bahwa peningkatan konsumsi masyarakat akan berdampak langsung pada sektor properti dan industri semen.

Ia menyebut bahwa pertumbuhan akan terjadi secara menyeluruh (across the board), dengan properti sebagai salah satu sektor yang akan mengalami lonjakan signifikan.

“Belanja masyarakat akan naik kencang. Dan nanti properti akan tumbuh bagus. Artinya semen akan naik kencang,” ujar Purbaya di Istana Negara, Jakarta, Selasa (30/9/2025).

Ia juga memperkirakan bahwa perbankan akan mulai mengarahkan pembiayaan ke sektor properti, seiring dengan meningkatnya kebutuhan kredit dan jaminan yang lebih jelas.

“Saya pikir nanti pelan-pelan akan masuk ke sektor properti, di mana ketika orang pinjam kan jaminannya clear,” tambahnya.

Selain properti dan semen, sektor makanan dan minuman juga diprediksi akan mengalami pertumbuhan signifikan.

Menurut Purbaya, aktivitas ekonomi yang semakin menggeliat akan mendorong permintaan di sektor ini.

Baca juga: Purbaya Bantah Cuma Jadi Juru Bayar, Tantang Rocky Gerung Minta Maaf Jika Ekonomi Tumbuh 6 Persen

“Makanan minuman akan naik kencang. Karena aktivitas ekonomi jalan. Jadi harusnya sih across the board yang mengalami pertumbuhan lebih cepat,” jelasnya.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved