Berita Nasional Terkini
Tanggapan 3 Menteri soal 1 Tahun Prabowo-Gibran: Stabil, Bekerja Tanpa Libur, dan Catatan Positif
Tiga menteri di Kabinet Merah Putih menyoroti pencapaian dan tantangan yang dihadapi pemerintahan selama setahun terakhir.
TRIBUNKALTIM.CO - Menjelang satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, sejumlah menteri memberikan penilaian mereka terhadap kinerja keduanya.
Tiga menteri di Kabinet Merah Putih menyoroti pencapaian dan tantangan yang dihadapi pemerintahan selama setahun terakhir.
Pada tanggal 20 Oktober besok, tepat satu tahun pemerintahan Prabowo-Gibran sejak dilantik menjadi Presiden 2024 lalu.
Prabowo dan Gibran merupakan pasangan Presiden-Wakil Presiden terpilih pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Baca juga: Bukan Nasi Goreng, Dapur MBG Panjaitan Tenggarong Sajikan Menu Bergizi Seimbang saat Ultah Prabowo
Dalam perolehan suara, mereka unggul dibanding calon presiden (Capres) lain, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Cak Imin) dan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.
Prabowo-Gibran memiliki visi, misi, dan program yang dituangkan dalam Asta Cita.
Asta Cita merupakan delapan misi yang diusung Prabowo-Gibran untuk mewujudkan visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045.
Salah satu poinnya, menekankan target kemandirian bangsa di bidang pangan serta energi.
Sementara itu, hingga pemerintahannya saat ini, Prabowo telah menjalankan sejumlah program. Seperti Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi sorotan.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan usaha pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan gizi bagi anak sekolah.
Kini, jelang satu tahun pemerintahan Prabowo, sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih menyampaikan tanggapannya.
3 Kata Menteri Tanggapi Satu Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran
1. Menkeu Beri Catatan Penting soal Ekonomi Indonesia
Dalam keterangannya, Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, mencatat sejumlah capaian positif dalam satu tahun kepemimpinan Prabowo-Gibran, terutama bidang ekonomi.
Menurutnya, fundamental ekonomi kuat, stabilitas makroekonomi terjaga, dan kesejahteraan meningkat menjadi catatan penting selama periode setahun ini.
Pada Triwulan II-2025, pertumbuhan ekonomi Indonesia stabil tinggi di 5,12 persen, salah satu tertinggi di antara negara G20.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250605_Prabowo-Gibran.jpg)