Berita Nasional Terkini
Hashim Djojohadikusumo Ungkap Ada Pihak yang Nekat Coba Suap Presiden Prabowo
Hashim Djojohadikusumo ungkap ada pihak yang nekat coba suap Presiden Prabowo Subianto.
TRIBUNKALTIM.CO - Utusan Khusus Presiden Bidang Iklim dan Energi, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan adanya upaya suap terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Hashim Djojohadikusumo juga merupakan adik kandung Presiden Prabowo Subianto.
Nilai suap yang ditawarkan disebut mencapai US$ 1 miliar atau sekitar Rp 16,5 triliun.
Hashim menyampaikan hal ini dalam acara “Indonesia Berdoa” yang digelar oleh FORMAS di Kuningan City, Jakarta Selatan, Sabtu (18/10/2025).
Baca juga: Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis, Prabowo Sebut Berhasil 99,99 Persen
Dikutip dari potongan video seorang sumber di Instagram, @tumgrd, Hashim menceritakan momen suap itu kepada para tamu undangan.
Dalam potongan video yang beredar di media sosial dan dikutip dari kanal YouTube Tribunnews.com, Hashim menceritakan bahwa dirinya menerima telepon dari Prabowo beberapa bulan lalu, tepatnya pada malam minggu pukul 10 malam.
“Pak Prabowo telepon saya, ‘Shim kamu ngapain, ini malam minggu nggak jalan-jalan?’ Saya jawab, ‘Nggak, istri saya lagi di luar kota, saya cuma baca buku, kenapa telepon?’” ujar Hashim.
Prabowo kemudian mengabarkan bahwa ia baru saja ditawari suap oleh seseorang dengan nilai fantastis.
“Saya mau cerita, saya baru mau disogok orang, jumlahnya US$ 1 miliar,” kata Prabowo kepada Hashim, seperti ditirukan dalam cerita tersebut.
Baca juga: Klaim Prabowo Setelah Setahun Jadi Presiden, Sudah Jalankan Janji Kampanye
Hashim Juga Ditawari Suap
Beberapa bulan setelah kejadian itu, Hashim mengaku dirinya juga didatangi oleh orang yang sama dan ditawari suap dengan nilai lebih besar, yakni US$ 1,5 miliar.
“Saya datang ke kakak saya. ‘Eh, kamu mau disogok US$ 1 miliar? Kamu suruh pergi. Saya baru mau disogok US$ 1,5 miliar,’” ungkap Hashim.
Namun Hashim tak menyebut siapa nama orang yang mau menyogok dirinya dan Presiden Prabowo itu.
Baik Prabowo maupun Hashim menolak tawaran tersebut.
Hashim menegaskan bahwa keputusan mereka untuk menolak suap adalah bentuk perlindungan dari Tuhan.
“Setan datang ke Prabowo. Tapi ternyata Tuhan Yang Maha Kuasa juga melindungi dia. Tuhan jaga saya. Ini yang kita hadapi, ancaman bangsa Indonesia hadapi,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20230524_hashim-adik-prabowo-1.jpg)