Senin, 18 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Serius Tingkatkan Mutu Pendidikan, Pemerintah Beri Beasiswa untuk Guru hingga Perluas PPG

Serius tingkatkan mutu pendidikan, pemerintah beri beasiswa untuk guru hingga perluas Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Tayang:
TribunKaltim.co/SINTYA ALFATIKA SARI
BEASISWA GURU - Mendikdasmen Abdul Mu’ti saat meresmikan Sekolah Terpadu Samarinda, Selasa (30/9/2025) bersama Walikota Samarinda Andi Harun. Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mengatakan sebanyak 150.000 guru belum D4 atau S1 akan mendapatkan beasiswa pendidikan. Mu'ti menuturkan, beasiswa itu akan diberikan dalam mekanisme Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) mulai tahun 2026 mendatang.(TribunKaltim.co/SINTYA ALFATIKA SARI) 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) berkomitmen meningkatkan kualitas tenaga pendidik di Indonesia.

Salah satu langkah strategis yang akan dilakukan adalah pemberian beasiswa pendidikan kepada 150.000 guru yang belum memiliki gelar Diploma IV (D4) atau Sarjana (S1) mulai tahun 2026.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, menjelaskan bahwa program beasiswa tersebut akan diberikan melalui skema Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL), yang memungkinkan guru memperoleh pengakuan atas pengalaman dan kompetensi yang telah dimiliki.

Baca juga: Syarat Daftar Beasiswa Penyelesaian Studi S3 2025, 2 Hari Lagi Ditutup!

"Tahun depan kita sudah mengalokasikan untuk 150.000 beasiswa bagi guru yang belum D4 atau S1 dan itu sudah masuk dalam anggaran tahun 2026," ujar Mu'ti saat ditemui di Kantor Kemendikdasmen, Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Kelanjutan Program Beasiswa Tahun Ini

Mu'ti juga mengungkapkan bahwa pada tahun 2025, pemerintah telah menyalurkan beasiswa kepada 12.500 guru dengan nilai Rp 3 juta per semester.

Para penerima beasiswa tersebut saat ini telah memulai proses pembelajaran dan diharapkan dapat menyelesaikan studi mereka dalam waktu satu tahun.

"Sehingga harapan kami dalam satu tahun program ini selesai dan mudah-mudahan bisa diwisuda pada tahun yang akan datang," tambahnya.

Perluasan Program Pendidikan Profesi Guru

Selain program RPL, pemerintah juga akan memperluas cakupan Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada tahun 2026 dengan target 800.000 peserta.

Menurut Mu'ti, target PPG tahun ini sebesar 600.000 guru telah tercapai dan pelaksanaannya sudah berjalan.

"Kemudian juga untuk PPG, tahun ini dengan target 600.000 guru semuanya sudah terpenuhi, sudah mulai pelaksanaan dan tahun depan untuk 808.000 sekian guru mengikuti PPG," jelasnya.

Baca juga: Cara Daftar Beasiswa DataPrint 2025 untuk Siswa SMP, SMA, dan Mahasiswa

Upaya Pemenuhan Kualifikasi Akademik

Program peningkatan kualifikasi akademik ini merupakan bagian dari strategi nasional untuk memperkuat mutu pendidikan, sejalan dengan Asta Cita poin ke-4 Kabinet Merah Putih yang menekankan pembangunan sumber daya manusia.

Sebelumnya, Direktorat Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru (GTKPG) telah memfasilitasi 12.500 guru TK dan SD yang tersebar di 92 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK).

Program ini bertujuan untuk menjembatani kesenjangan akses pendidikan bagi guru-guru di daerah terpencil dan wilayah dengan keterbatasan fasilitas.

“Guru adalah ujung tombak pendidikan. Dengan peningkatan kualifikasi dan kompetensi, kita menyiapkan generasi muda Indonesia yang lebih siap menghadapi masa depan,” ujar Mu'ti, dikutip dari laman resmi Puslapdik, Minggu (14/9/2025).

Melalui kerja sama dengan berbagai LPTK di seluruh Indonesia, pemerintah berharap tidak ada guru yang tertinggal dalam kesempatan untuk mengembangkan diri dan berkontribusi lebih optimal dalam dunia pendidikan. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved