Sabtu, 25 April 2026

Berita Nasional Terkini

IHSG Anjlok Dua Hari, Dirut BEI dan 4 Pimpinan OJK Mundur, Prabowo Marah Besar

Gejolak pasar modal Indonesia berujung pada pengunduran diri lima pejabat otoritas dan bursa dalam satu hari, Jumat (30/1/2026).

Editor: Heriani AM
Sekretariat Presiden
PRABOWO MARAH BESAR - Presiden Prabowo Subianto akan membuka Rakornas yang dihadiri kepala daerah seluruh Indonesia hari ini, Senin (2/2/2026). Gejolak pasar modal Indonesia berujung pada pengunduran diri lima pejabat otoritas dan bursa dalam satu hari, Jumat (30/1/2026). 

 

Ringkasan Berita:
  • Lima pejabat kunci pasar modal, termasuk Dirut BEI dan empat pimpinan OJK, serentak mundur usai IHSG anjlok dua hari berturut-turut imbas keputusan MSCI dan lembaga global lain.
  • OJK menyebut pengunduran diri sebagai tanggung jawab moral, sementara analis menilai ini momentum evaluasi besar-besaran tata kelola pasar.
  • Utusan Presiden Hashim mengungkap Prabowo “marah besar” dan menegaskan pengawasan ketat demi menjaga kepercayaan investor dan kredibilitas pasar RI.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Gejolak pasar modal Indonesia berujung pada pengunduran diri lima pejabat otoritas dan bursa dalam satu hari, Jumat (30/1/2026).

Mundurnya Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman disusul empat pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menjadi sorotan luas pelaku pasar.

Langkah tersebut terjadi setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) anjlok dalam dua hari berturut-turut, dipicu pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI) serta penyesuaian bobot Indonesia oleh sejumlah lembaga keuangan global.

Baca juga: Hasil Survei Kepuasan Publik Tinggi, Parpol Mulai Dekati Prabowo untuk Pilpres 2029

OJK menyebut pengunduran diri itu sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kondisi pasar.

Kemudian  disusul empat unsur pimpinan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yakni:

  • Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar
  • Wakil Ketua Dewan Komisioner OJK Mirza Adityaswara
  • Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (KE PMDK) OJK Inarno Djajadi
  • Deputi Komisioner Pengawas Emiten, Transaksi Efek, Pemeriksaan Khusus, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon (DKTK) OJK Aditya Jayaantara.

Gara-gara IHGS Anjlok

Lima pejabat tersebut belum secara terperinci menjelaskan alasan pengunduran diri.

Namun pihak OJK menjelaskan pengunduran diri para pejabat itu dilakukan sebagai tanggung jawab moral OJK terhadap turunnya indeks harga saham gabungan (IHSG) anjlok dua har.

Analis sekaligus Founder Republik Investor Hendra Wardana sebagaimana dilansir Kompas.com menyebut mundurnya lima pejabat di pasar modal kala itu tak lepas dari  anjloknya IHSG dalam dua hari berturut-turut imbas dari pengumuman Morgan Stanley Capital International (MSCI).

Hal itu diperparah dengan keputusan Goldman Sachs dan UBS juga mengubah bobot pasar modal Indonesia.

"Dalam konteks ini, mundurnya Direktur Utama BEI dipandang sebagai bentuk tanggung jawab institusional sekaligus momentum evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan pasar modal Indonesia," ungkap dia.

Baca juga: Susno Duadji sebut Prabowo Kantongi Daftar Nama Jenderal yang Main Tambang Ilegal

Prabowo marah besar

Utusan Khusus Presiden, Hashim Djojohadikusumo, mengungkapkan apa yang terjadi saat pasar modal bergejolak beberapa waktu lalu.

Menurut Hashim saat itu Presiden Prabowo Subianto marah besar.

Gejolak itu dinilai banyak merugikan investor ritel domestik dan bahkan mempertaruhkan kehormatan Indonesia.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved