Berita Nasional Terkini
Dinilai Sangat Otoriter, Ini Jawaban Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto menyoroti banyak kelompok yang mengeluhkan kepimpinannya karena dinilai sangat otoriter.
Ringkasan Berita:
- Prabowo menanggapi tudingan kepemimpinan otoriter dengan nada bercanda, termasuk menyebut kemungkinan pendekatan tegas untuk melawan korupsi.
- Ia menegaskan bahwa Indonesia tetap negara demokrasi dan dirinya sepenuhnya berkomitmen pada sistem tersebut.
- Demokrasi, menurut Prabowo, menjadi fondasi yang memungkinkan proses pemilihan presiden berjalan sah dan konstitusional di Indonesia.
TRIBUNKALTIM.CO - Isu kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto kembali menjadi perbincangan setelah ia menanggapi anggapan sebagian pihak yang menilainya terlalu tegas, bahkan cenderung otoriter.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti banyak kelompok yang mengeluhkan kepimpinannya karena dinilai sangat otoriter.
Ia lantas memberikan candaan bahwa boleh jadi Indonesia perlu dipimpin dengan sistem yang sedikit otoriter.
Prabowo berkelakar bahwa boleh jadi Indonesia perlu menerapkan sistem yang sedikit otoriter untuk menindak para koruptor.
Baca juga: Momen Presiden Prabowo Janjikan Bintang Mahaputera untuk Kapolri, Listyo Sigit Prabowo
Mulanya, Prabowo menyinggung pandangan sejumlah kelompok yang menilai dirinya bersifat otoriter.
"Jadi jangan ini loh ada apa tuh, kelompok-kelompok yang selalu mengeluh, Indonesia beginilah, Prabowo otoriter lah, bener enggak?," ujar Prabowo dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026 di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Setelah itu, Prabowo bergumam bahwa bisa jadi masyarakat menilai perlu tindakan yang sedikit otoriter untuk melawan para koruptor.
"Tapi kalau ditanya rakyat, jangan-jangan perlu juga sedikit-sedikit otoriter, jangan-jangan, untuk melawan koruptor-koruptor itu," imbuh dia.
Prabowo kemudian menegaskan bahwa Indonesia adalah negara moderat dibandingkan negara lainnya.
Namun, ia menyinggung bahwa ada boleh jadi ada sistem lain yang lebih efektif dibandingkan demokrasi.
"Tapi kita demokratis, jadi kita masih moderat ya. Banyak negara lain nggak tahu dah, hari ini ada, besoknya nggak ada. Iya kan? Jangan-jangan efektif yang itu, jangan-jangan," ujar dia lagi.
Baca juga: Prabowo Resmikan SPPG Bhayangkari Samarinda, Kapolres: Pengawasan Sangat Ketat
Setelah itu, Prabowo kembali berkelakar bahwa ucapannya tersebut didengar banyak wartawan dan para duta besar dari negara lain.
"Aduh ini ada banyak wartawan ya. Waduh ada lagi banyak duta besar nih, negara Barat lagi, waduh," kata Prabowo disambut tawa para peserta acara.
Namun, di hadapan para hadirin, Prabowo menegaskan bahwa ia adalah seseorang yang sangat demokratis.
"I am completely democratic (saya sepenuhnya demokratis). Completely," tegas Prabowo.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260214_Prabowo_janji-Bintang-Mahaputera_Kapolri_Listyo-Sigit-Prabowo.jpg)