Jumat, 15 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Dirut LPDP Tegaskan Penerima Beasiswa Gunakan Uang Pajak, 36 Alumni Belum Mengabdi

Kasus Arya Pamungkas Iwantoro jadi sorotan, dana beasiswa tengah dihitung untuk dikembalikan. LPDP juga pertimbangkan umumkan nama alumni tak patuh.

Tayang:
Editor: Heriani AM
Instagram sasetyaningtyas/Tidak Ada
ALUMNI LPDP DISOROT - Sosok pasangan suami istri penerima beasiwa LPDP, Arya Iwantoro dan Dwi Sasetyaningtyas. Polemik komitmen pengabdian penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencuat setelah Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengungkap ada puluhan alumni yang belum kembali berkontribusi di Indonesia. 
Ringkasan Berita:
  • Dirut Lembaga Pengelola Dana Pendidikan, Sudarto, menegaskan penerima beasiswa memakai uang pajak rakyat; 36 alumni belum mengabdi akan didalami dan bisa disanksi.
  • Kasus Arya Pamungkas Iwantoro jadi sorotan, dana beasiswa tengah dihitung untuk dikembalikan. LPDP juga pertimbangkan umumkan nama alumni tak patuh.
  • Wamendikti Saintek Stella Christie menilai polemik ini cerminkan kegagalan pendidikan moral dan nasionalisme.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Polemik komitmen pengabdian penerima beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) mencuat setelah Direktur Utama LPDP, Sudarto, mengungkap ada puluhan alumni yang belum kembali berkontribusi di Indonesia.

Isu ini menjadi sorotan publik karena dana beasiswa LPDP bersumber dari pajak masyarakat yang dikelola negara untuk mencetak sumber daya manusia unggul.

Dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (25/2/2026), Sudarto menyebut saat ini terdapat 36 penerima beasiswa yang belum menjalankan kewajiban pengabdian di Tanah Air.

Meski demikian, LPDP tidak serta-merta menjatuhkan sanksi, melainkan akan melakukan pendalaman dan melihat konteks aktivitas para alumni tersebut, termasuk jika mereka tengah bekerja di institusi riset kelas dunia.

Baca juga: Tembus Rp2,5 M di Luar Bunga, Rincian Dana LPDP yang Harus Dikembalikan Suami Dwi Sasetyaningtyas

Kasus ini semakin ramai setelah nama Arya Pamungkas Iwantoro ikut disinggung.

Arya, yang merupakan suami Dwi Sasetyaningtyas (Tyas), dikabarkan belum menunaikan kewajiban pengabdian dan telah menyatakan kesediaan mengembalikan dana beasiswa.

LPDP kini tengah menghitung total dana yang harus dikembalikan sembari mengevaluasi komitmen para alumni lainnya.

“Kalau misalnya dia sekarang lagi kerja di laboratorium top dunia yang menghasilkan vaksin, kita minta mereka izin ke kita dan kita mintai lagi komitmennya. Karena kalau dia keluar dari situ, belum tentu ada anak Indonesia yang bisa masuk ke situ,” ujarnya Sudarto dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu, (25/2/2026).

Sudarto berkata seandainya tidak ditemukan komitmen untuk melakukan pengabdian, penerima beasiswa itu akan langsung dijatuhi sanksi.

Namun, kata Sudarto sekali lagi, pihaknya akan melihat konteks di lapangan.

Baca juga: 44 Penerima LPDP Tak Kembali ke Indonesia, 8 Disanksi Kembalikan Dana Beasiswa

Lalu, Dirut LPDP itu menyinggung kasus Arya Pamungkas Iwantoro, penerima beasiswa yang belum melakukan pengabdian di Indonesia.

Arya sudah bersedia mengembalikan dana beasiswa yang telah digunakannya. Menurut Sudarto, pihaknya sedang menghitung dana beasiswa Arya.

Arya adalah suami Dwi Sasetyaningtyas (Tyas) yang juga alumni penerima beasiswa LPDP.

Tyas mendapat kritik pedas dari masyarakat karena memamerkan anaknya yang mendapat kewarganegaraan Inggris. Pernyataan Tyas di media sosial dianggap merendahkan Indonesia.

“Itu [Arya kuliah] mulai tahun 2015, 2016, kalau tidak salah. Kemudian dia melanjutkan S-3 dari 2017 sampai 2021. Itu sedang kami hitung," ucap Sudarto.

“Awas juga teman-teman alumni itu. Kami lagi mempertimbangkan juga untuk menaruh nama anak-anak yang tidak patuh itu di dalam website LPDP."

"Ini, kan, lu pakai duit pajak. Artinya, ya wajarlah itu."

Sudarto menilai viralnya kasus Tyas dan Arya menjadi momentum bagi LPDP untuk melakukan perbaikan.

Baca juga: Dwi Sasetyaningtyas Viral, Helmy Yahya: Bukan Hak Orang Pulang atau Tidak, LPDP Itu Uang Rakyat

Durasi PK dikaji kembali

Sudarto meminta maaf kepada para pelamar beasiswa LPDP karena harus ada background checking atau pengecekan latar belakang pelamar.

Dia berkata ketika pelamar menjalani tes substantif, mereka diwawancarai oleh satu psikolog dan dua dosen yang minimal telah menamatkan pendidikan S-3. Para pelamar ditanyai kemampuan akademik dan komitmen mereka untuk berkontribusi kepada negara.

Sebelum melanjutkan studi, penerima beasiswa akan menjalani program Persiapan Keberangkatan (PK). Dalam program ini mereka akan dilatih kembali dalam hal kepemimpinan, wawasan kebangsaan, dan perubahan kebudayaan.

Sudarto berkata PK mulanya berlangsung dua minggu, tetapi sekarang hanya satu minggu. Setelah viralnya kasus Tyas, Sudarto mengatakan pihaknya akan mengkaji kembali apakah durasi satu minggu itu mencukupi.

Baca juga: Rekam Jejak Arya Iwantoro, Suami Dwi Sasetyaningtyas yang disebut akan Kembalikan Dana LPDP

Stella Christie: Gagalnya pendidikan moral

Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendikti Saintek) Stella Christie menilai kasus yang menimpa Tyas menunjukkan adanya kegagalan pendidikan moral.

Di media sosial, Tyas sempat mengaku mengusahakan anaknya mendapat paspor WNA.

“Cukup aku aja yang WNI, anak-anakku jangan. Kita usahakan paspor kuat WNA," kata Tyas di media sosial.

Pernyataan Tyas itu dianggap sebagai tindakan merendahkan Indonesia dan memicu polemik luas di tengah masyarakat, terlebih lagi dia adalah penerima beasiswa LPDP.

“Menurut saya ini adalah suatu kegagalan pendidikan moral sejak dini,” ucap Stella dalam program HOTROOM di Metro TV, Rabu, (25/2/2026).

Dia menilai Tyas kurang bermoral terhadap negara. Di samping itu, Tyas kurang memiliki rasa cinta kepada negara.

“Apa sebenarnya pengertian kita, identitas kita sebagai warga negara Indonesia, rasa patriotisme, rasa nasionalisme, rasa kecintaan terhadap negara, ini tentu saja mencerminkan kekurangan,” ujar Stella. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peringatan Keras untuk Penerima Beasiswa yang Ngeyel, Dirut LPDP: Lu Pakai Duit Pajak.

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved