Kamis, 21 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

58.000 Jemaah Umrah Tertahan di Arab Saudi Imbas Perang Iran vs Amerika, Ini Langkah Pemerintah

58.000 jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan tertahan di Arab Saudi menyusul pecahnya konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

Tayang:
Editor: Heriani AM
TRIBUNKALTIM.CO/DWI ARDIANTO
JAMAAH HAJI - Ilustrasi rombongan berjumlah 355 jamaah dan 4 orang petugas haji, tiba dengan selamat di Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman (SAMS) Sepinggan pukul 12.12 WITA. Sebanyak 58.000 jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan tertahan di Arab Saudi menyusul pecahnya konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel sejak Sabtu (28/2/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Sebanyak 58.000 jemaah umrah Indonesia tertahan di Arab Saudi akibat konflik Iran vs Amerika Serikat.
  • Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah berkoordinasi dengan PPIU dan otoritas penerbangan untuk menyiapkan skema pemulangan.
  • Anggota DPR RI Selly Andriany Gantina mendesak pemerintah menyiapkan skema pemulangan yang jelas dan terukur, serta memastikan perlindungan maksimal bagi jemaah di tengah konflik kawasan Timur Tengah.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Sebanyak 58.000 jemaah umrah asal Indonesia dilaporkan tertahan di Arab Saudi menyusul pecahnya konflik Iran melawan Amerika Serikat dan Israel sejak Sabtu (28/2/2026).

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah, Ichsan Marsha, menyebut penutupan sejumlah jalur udara di kawasan Timur Tengah membuat maskapai membatalkan penerbangan kepulangan jemaah.

Pemerintah kini berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Umrah (PPU) dan otoritas penerbangan guna mencari skema terbaik, termasuk pengalihan rute dan penjadwalan ulang penerbangan.

Selain itu, tim khusus disiagakan di Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal Haji di Jeddah untuk mendata serta memastikan akomodasi jemaah tetap layak selama menunggu kepastian jadwal pulang.

"58 ribu lebih jamaah kita masih tertahan di Arab Saudi," kata Ichsan Marsha, Jubir Kementrian Haji dan Umroh ikutip dari Youtube Kompas TV, Senin (2/3/2026).

Baca juga: Keberangkatan Jamaah Umrah asal Balikpapan Ditunda Sementara, Dampak Konflik Iran vs Amerika 

Perang menyebabkan sejumlah penerbangan ditutup.

Jalur udara mengkhawatirkan membuat maskapai penerbangan membatalkan penerbangan.

Apa yang dilakukan pemerintah?

Untuk membantu para jemaah yang tertahan di Arab Saudi karena terdampak perang, Ichsan mengatakan pihaknya berupaya agar para jemaah ini bisa pulang.

"Berkaitan dengan skema, kita akan lakukan koordinnasi dengan PPU selaku penanggung jawab pemberangkatan dan pemulangan jamaah dan juga otoritas penerbangan," katanya.

"Karena ini berkaitan dengan penutupan ruang udara di berbagai negara transit," imbuhnya.

Pihaknya masih berupa opsi-opsi sesuai situasi di lapangan dan tentunya menitikberatkan pada keselamatan para jemaah.

Seperti opsi menggunakan mekanisme pengalihan rute penerbangan, penjadwalan ulang kepulangan atau yang lainnya.

Termasuk pula terus berkoordinasi dengan pihak di Arab Saudi memikirkan akomodasi jika para jemaah Indonesia ini tertahan cukup lama di Arab Saudi.

"Untuk pengawasan dari kita kepada jamaah juga telah membentuk tiga tim yang dihadirkan di Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal Haji di Jeddah untuk berkoordinasi dan memantau jamaah kita yang berada di tanah suci," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved