Jumat, 8 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Mojtaba Khamenei Dinilai Lebih Keras dari Ayahnya, Sehari Dipilih Kirim Rudal ke Israel

Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei dinilai lebih keras dari ayahnya, sehari dipilih kirim rudal ke Israel.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A

Ringkasan Berita:

 

TRIBUNKALTIM.CO - Pemimpin Tertinggi Iran yang baru Mojtaba Hosseini Khamenei dinilai lebih keras dari ayahnya, Ali Khamanei.

Sosok Mojtaba Khamenei menjadi Pemimpin Tertinggi Iran menggantikan Ali Khamanei wafat usai serangan Amerika Serikat (AS)-Israel ke Iran.

Dalam kepemimpinan Mojtaba Khamanei, Iran dinilai akan lebih gigih melawan serangan Amerika dan Israel.

Senin (9/3/2026), dari sejumlah pemberitaan media nasionalnya, Iran menembakkan gelombang rudal ke Israel.

Baca juga: Mojtaba Khamenei Resmi Pimpin Iran, Bakal Lebih Keras ke AS dan Israel

Stasiun televisi Pemerintah Iran IRIB melalui kanal Telegram-nya menampilkan gambar proyektil dengan tulisan slogan baru, "Sesuai komando, Seyyed Mojtaba," mengacu pada titel keagamaan pemimpin tertinggi.

"Iran menembakkan gelombang pertama rudal di bawah kepemimpinan Ayatollah Seyyed Mojtaba Khamenei ke arah wilayah pendudukan," kata IRIB, dikutip dari kantor berita AFP.

Di Israel, sirene peringatan serangan rudal berbunyi di sebagian besar wilayah utara dan tengah.

Komando Pertahanan Dalam Negeri militer Israel menyebutkan, sirene terdengar di sejumlah kota termasuk Tel Aviv dan Haifa.

Sementara itu, kepolisian Israel mengatakan bahwa petugas dikerahkan ke sedikitnya dua lokasi di wilayah Israel tengah.

Menurut laporan media lokal, puing-puing dari pencegat rudal jatuh di area tersebut.

Layanan medis darurat Israel, Magen David Adom, melaporkan satu orang luka-luka.

Seorang perempuan disebut mengalami luka sedang setelah kepalanya terkena batu-batu beterbangan akibat dampak tembakan rudal.

Militer Israel kemudian menyatakan bahwa sistem pertahanan udara mencegat rudal yang datang.

Dalam pernyataan resminya, militer Israel juga menyebutkan bahwa situasi sudah aman sehingga warga diperbolehkan meninggalkan ruang-ruang yang terlindungi di semua wilayah.

Sambutan Meriah Houthi

Sumber: Surya
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved