Rabu, 6 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Prabowo Minta Rakyat Siap Hadapi Kesulitan, Pemerintah Siapkan Ketahanan Pangan dan Energi

Prabowo meminta masyarakat Indonesia bersiap menghadapi kemungkinan situasi sulit akibat meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah.

Tayang:
Editor: Heriani AM
HO//Dok. YouTube Setpres
KONFLIK TIMUR TENGAH - Presiden Prabowo Subianto saat meresmikan Jembatan Bailey dan Jembatan Armco di Aceh, Senin (9/3/2026). (Dok. YouTube Setpres) 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat Indonesia untuk bersiap menghadapi potensi kesulitan akibat eskalasi konflik Timur Tengah.
  • Pakar Badan Komunikasi Pemerintah, Fithra Faisal, menilai peringatan itu sebagai bentuk kewaspadaan pemerintah terhadap dampak ekonomi dan stabilitas nasional.
  • Meski demikian, pemerintah menegaskan telah menyiapkan strategi ketahanan energi, pangan, dan ekonomi melalui visi Asta Cita agar masyarakat tidak perlu khawatir berlebihan.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Presiden Prabowo Subianto meminta masyarakat Indonesia bersiap menghadapi kemungkinan situasi sulit akibat meningkatnya konflik di kawasan Timur Tengah

Pernyataan tersebut disampaikan di tengah eskalasi ketegangan setelah operasi militer yang melibatkan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.

Tenaga Ahli Utama Pakar Badan Komunikasi Pemerintah (BKP/Bakom RI), Fithra Faisal, menilai peringatan tersebut sebagai bentuk kewaspadaan pemerintah terhadap dampak gejolak global yang dapat memengaruhi kondisi ekonomi dan stabilitas nasional.

Sebelumnya, Prabowo telah menyampaikan peringatan, bahwa kondisi dunia tengah mengalami guncangan akibat perang di Timur Tengah, khususnya setelah Amerika Serikat (AS)-Israel mulai melancarkan operasi militer skala besar ke Iran Sabtu (28/2/2026) lalu.

Baca juga: Pernyataan Purbaya soal Kenaikan Harga Minyak Dunia Disentil Rocky Gerung, Asal Prabowo Senang

Hal ini disampaikan Prabowo dalam pidato saat meresmikan 218 jembatan di seluruh Indonesia secara daring (dalam jaringan/online) pada Senin (9/3/2026).

Prabowo juga menyatakan bahwa pemerintah harus berterus terang, bahwa masyarakat Indonesia harus bersiap menghadapi kesulitan di tengah kondisi global yang memanas ini.

Meskipun demikian, Prabowo masih merasa optimis rakyat Indonesia dapat menghadapi kesulitan tersebut, dan bersyukur Indonesia memiliki kekuatan yang besar.

"Kita harus berani mengatasi kesulitan. Kita tidak menutupi kesulitan. Kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan. Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan," kata Prabowo, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden.

"Tapi, sekali lagi kita bersyukur bahwa sebenarnya bangsa Indonesia punya kekuatan. Kita punya kekuatan yang besar."

"Saya juga harus jujur kepada seluruh rakyat dan saya juga akan memberi suatu taklimat kepada seluruh bangsa Indonesia dalam waktu dekat."

Baca juga: Prabowo Minta Indonesia Bersiap Hadapi Kesulitan Imbas Perang Timur Tengah, Segera Umumkan Taklimat

Sudah Diprediksi Prabowo

Terkait peringatan agar masyarakat Indonesia bersiap menghadapi kesulitan, Fithra Faisal menyebut bahwa situasi global yang memanas telah diprediksi oleh Prabowo jauh-jauh hari, yakni sejak Februari 2025.

Bahkan, menurut Fithra, Prabowo juga sudah memprediksi bahwa AS akan menyerang Iran, dan kini prediksi tersebut menjadi kenyataan.

Oleh karenanya, dengan mengutip adagium Latin Si vis pacem, para bellum, Fithra memaklumi jika Prabowo meminta masyarakat untuk bersiap dalam menghadapi kesulitan karena adanya perang jika ingin perdamaian.

Adapun kutipan Si vis pacem, para bellum berasal dari penulis militer Romawi, Publius Flavius Vegetius Renatus, yang berarti "Jika kau mendambakan perdamaian, bersiap-siaplah menghadapi perang."

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved