Iran vs Amerika Memanas
Mojtaba Khamenei Hilang dari Publik, Pemimpin Baru Iran Diduga Cedera Akibat Serangan AS-Israel
Mojtaba Khamenei belum muncul di publik hingga hari ketiga setelah diangkat menggantikan Ali Khamenei yang tewas akibat serangan AS-Israel.
Ringkasan Berita:
- Mojtaba Khamenei belum muncul di publik hingga hari ketiga setelah diangkat menggantikan Ali Khamenei yang tewas akibat serangan AS-Israel.
- Laporan media internasional menyebut Mojtaba diduga mengalami cedera dan kini berlindung di fasilitas keamanan tinggi, namun informasi lain menyatakan ia dalam kondisi selamat dan stabil.
- Pejabat kedua negara disebut mulai menyinggung kemungkinan Mojtaba menjadi target baru konflik.
TRIBUNKALTIM.CO - Ketidakhadiran pemimpin tertinggi baru Mojtaba Khamenei di hadapan publik memicu berbagai spekulasi di tengah memanasnya konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.
Hingga beberapa hari setelah penunjukannya sebagai pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba belum terlihat muncul dalam pernyataan resmi ataupun kegiatan publik.
Mojtaba menggantikan posisi ayahnya, Ali Khamenei, yang dilaporkan tewas akibat serangan udara dalam eskalasi konflik yang terjadi pada akhir Februari 2026.
Peristiwa tersebut menandai perubahan besar dalam kepemimpinan politik Iran di tengah situasi perang yang semakin memanas di kawasan Timur Tengah.
Baca juga: Presiden FIFA Ungkap Lampu Hijau Donald Trump untuk Timnas Iran Main di Piala Dunia 2026
Absennya Mojtaba Khamenei dari penampilan publik dalam beberapa hari terakhir memicu berbagai spekulasi mengenai kondisi kesehatan pemimpin tertinggi baru Iran tersebut.
Menurut laporan The New York Times, serangan udara pertama yang terjadi pada 28 Februari lalu menimbulkan korban besar di lingkaran keluarga Khamenei.
Serangan tersebut dilaporkan menewaskan beberapa anggota keluarga dekat, termasuk ayah Mojtaba, Ali Khamenei.
Peristiwa itu juga memicu dugaan bahwa Mojtaba turut mengalami luka dan kini berada di lokasi perlindungan dengan tingkat keamanan tinggi.
Sejumlah pejabat Iran yang tidak ingin disebutkan namanya sempat mengungkap bahwa mereka menerima informasi dari tokoh senior pemerintah mengenai kondisi Mojtaba.
Menurut mereka, pemimpin baru Iran tersebut mengalami cedera pada bagian kaki serta beberapa bagian tubuh lainnya. Meski demikian, Mojtaba dilaporkan tetap sadar dan berada dalam kondisi mental yang stabil.
Para pejabat tersebut juga menyebutkan bahwa Mojtaba saat ini berlindung di fasilitas keamanan tinggi dengan akses komunikasi yang sangat terbatas sebagai bagian dari langkah pengamanan di tengah situasi perang.
"Mojtaba mengalami cedera pada kakinya dan bagian tubuh lainnya, tetapi ia sadar dan berpikiran jernih. Ia berlindung di fasilitas keamanan tinggi dengan komunikasi terbatas." ujar Mojtaba, dikutip dari Chosun.
Baca juga: Presiden FIFA Ungkap Lampu Hijau Donald Trump untuk Timnas Iran Main di Piala Dunia 2026
Laporan Lain Menyebut Mojtaba Dalam Kondisi Aman
Namun di tengah beredarnya berbagai spekulasi tersebut, muncul pula laporan lain yang menyebut bahwa keselamatan Mojtaba telah dipastikan.
Menurut laporan Australian Financial Review, Yousef Pezeshkian putra Presiden Iran Masoud Pezeshkian mengatakan dirinya sempat meminta jaringan kenalannya untuk memverifikasi kabar mengenai kondisi Mojtaba.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260310_Pemimpin-Tertinggi-Iran_Mojtaba-Khamenei_pengganti-Ali-Khamenei.jpg)