Selasa, 28 April 2026

Prakiraan Cuaca

BMKG Prediksi Cuaca Lebaran 2026, Didominasi Awan Tebal dan Hujan

BMKG memprediksi cuaca saat libur Idul Fitri 2026 didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di banyak wilayah Indonesia.

Editor: Heriani AM
TribunKaltim.co/Mohammad Fairoussaniy/Mohammad Fairoussaniy
PRAKIRAAN CUACA KALTIM - Suasana Kota Samarinda, Ibukota Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) saat hujan beberapa waktu lalu. BMKG memprediksi cuaca saat libur Idul Fitri 2026 didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di banyak wilayah Indonesia sepanjang Maret hingga awal April. 

Ringkasan Berita:
  • BMKG memprediksi cuaca saat libur Idul Fitri 2026 didominasi awan tebal dengan potensi hujan ringan hingga sedang di banyak wilayah Indonesia sepanjang Maret hingga awal April.
  • Hujan dipicu dinamika atmosfer seperti Madden–Julian Oscillation, aktivitas Monsun Asia, gelombang atmosfer, hingga potensi bibit siklon tropis yang masih aktif di kawasan selatan Indonesia.
  • BMKG mengingatkan sejumlah wilayah, termasuk Kalimantan Timur, berpotensi hujan saat mudik Lebaran 

 

TRIBUNKALTIM.CO - Badan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi kondisi cuaca selama periode libur Lebaran 2026 di Indonesia masih didominasi awan tebal dengan potensi hujan di berbagai wilayah.

Situasi ini diperkirakan berlangsung sepanjang Maret hingga awal April 2026 dan berpotensi memengaruhi aktivitas masyarakat, terutama perjalanan mudik dan wisata saat Idul Fitri.

Berdasarkan prakiraan BMKG, pada periode 11–20 Maret hingga 21–30 Maret 2026 cuaca di banyak daerah diprediksi mengalami hujan ringan hingga sedang,

Kondisi tersebut dipengaruhi dinamika atmosfer aktif, termasuk Monsun Asia, fenomena Madden–Julian Oscillation (MJO), serta gelombang atmosfer.

Baca juga: Gempa Siang Ini Guncang Pacitan Jawa Timur Magnitudo 3,7, Cek Info BMKG

BMKG mencatat potensi hujan lebat selama periode tersebut berpeluang terjadi di beberapa wilayah, antara lain:

  • Lampung
  • Jawa Barat
  • Jawa Tengah
  • Nusa Tenggara Timur
  • Papua Pegunungan

Secara umum, kondisi cuaca selama periode Lebaran diprediksi berawan hingga berpotensi hujan di berbagai wilayah Indonesia.

Situasi ini perlu diperhatikan terutama bagi masyarakat yang melakukan perjalanan mudik maupun aktivitas wisata selama libur Hari Raya Idulfitri.

BMKG juga memperkirakan pada April 2026 curah hujan masih berada pada kategori menengah hingga tinggi di sebagian wilayah Indonesia.

Bahkan, potensi curah hujan sangat tinggi diprediksi terjadi di Papua Tengah. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah dinamika atmosfer yang masih aktif, seperti aktivitas Monsun Asia yang membawa massa udara basah, fenomena Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang atmosfer, serta potensi pertumbuhan bibit siklon tropis di wilayah selatan Indonesia.

Baca juga: Penyebab Gempa Sukabumi Magnitudo 5.4, BMKG: Dipicu Subduksi di Zona Pertemuan Lempeng

Sebagai langkah mitigasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi, BMKG menyiapkan pelaksanaan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara situasional dan berbasis kebutuhan.

Upaya ini dilakukan untuk menekan intensitas curah hujan di wilayah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem.

Langkah tersebut diharapkan dapat membantu mengurangi risiko gangguan akibat hujan lebat, angin kencang, maupun gelombang tinggi, khususnya yang berpotensi mengganggu aktivitas transportasi seperti penyeberangan.

Selain itu, BMKG juga memperkuat sistem layanan informasi cuaca yang terintegrasi untuk mendukung sektor transportasi darat, laut, dan udara selama periode mudik Lebaran.

Beberapa platform yang disiapkan antara lain Ina-SIAM untuk sektor penerbangan, InaWIS untuk sektor maritim, serta Digital Weather for Traffic (DWT) yang menyediakan informasi prakiraan cuaca dan peringatan dini berbasis nowcasting di sepanjang jalur transportasi darat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved