Iran vs Amerika Memanas
Mojtaba Khamenei Janji Balas Kematian Ali Larijani, Iran Siapkan Respons
Melalui pesan resmi yang diunggah di media sosial, Mojtaba menegaskan bahwa setiap korban yang jatuh akan mendapatkan balasan setimpal.
Ringkasan Berita:
- Mojtaba Khamenei bersumpah akan membalas kematian Ali Larijani yang tewas akibat serangan AS dan Israel.
- Serangan tersebut juga menewaskan putra dan sejumlah pejabat Iran, serta memicu eskalasi konflik dengan aksi balasan dari Iran.
- Pemerintah Iran menegaskan sistem politik tetap kuat meski banyak pejabat tinggi menjadi korban.
TRIBUNKALTIM.CO - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menyatakan akan membalas kematian pejabat senior Ali Larijani yang tewas dalam serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel.
Pernyataan ini menandai meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah.
Melalui pesan resmi yang diunggah di media sosial, Mojtaba menegaskan bahwa setiap korban yang jatuh akan mendapatkan balasan setimpal.
Pernyataan tersebut sekaligus mempertegas sikap Iran yang tidak akan tinggal diam terhadap serangan yang menargetkan pejabat tinggi negara.
Baca juga: AS Tetapkan Mojtaba Khamenei Jadi Buron Internasional, Pejabat Iran Sebut Tidak Gentar
Dalam pesan yang diunggah melalui akun X, Mojtaba menyatakan kesedihan mendalam atas gugurnya Larijani, yang juga merenggut nyawa putranya, Morteza Larijani, bersama sejumlah ajudan dan staf setianya pada Selasa pagi.
“Setiap tetes darah akan mendapat balasan yang setimpal. Pembunuh keji para martir akan segera menerima balasannya,” tegas Mojtaba Khamenei dalam pernyataannya, yang dikutip dari Anadolu.
Mojtaba menggambarkan Ali Larijani sebagai sosok berpengalaman dan berwawasan jauh ke depan yang telah mengabdikan dirinya sepanjang hampir lima dekade dalam berbagai bidang — politik, militer, keamanan, budaya, dan administrasi, sehingga menjadikannya salah satu tokoh penting di Iran.
Dia menilai pembunuhan Larijani menunjukkan besarnya permusuhan yang dimiliki musuh-musuh Islam terhadap tokoh-tokoh berpengaruh seperti dirinya.
Pernyataan itu sekaligus menggarisbawahi janji Iran untuk memberikan balasan terhadap serangan yang menewaskan pejabat tinggi tersebut.
Baca juga: AS dan Israel Sudah Tidak Sejalan, Trump Klaim Sering Peringatkan Netanyahu dalam Konflik di Iran
Pihak berwenang Iran menyatakan Larijani tewas dalam serangan udara oleh Amerika Serikat dan Israel pada Selasa pagi yang juga menewaskan putranya Morteza, ajudannya Alireza Bayat, sejumlah anggota staf Dewan Keamanan Nasional Iran, serta pengawal pribadinya.
Menurut laporan, Amerika Serikat dan Israel telah melancarkan serangan udara terhadap target-target di Iran sejak 28 Februari.
Hingga kini, konflik tersebut diperkirakan telah menewaskan sekitar 1.300 orang, termasuk dikabarkan juga Pemimpin Tertinggi sebelumnya, Ali Khamenei.
Sebagai respons, Iran dikabarkan melakukan serangan balasan menggunakan pesawat tak berawak dan rudal yang menargetkan posisi Israel, serta wilayah di Yordania, Irak, dan negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer Amerika Serikat.
Baca juga: AS Tetapkan Mojtaba Khamenei Jadi Buron Internasional, Pejabat Iran Sebut Tidak Gentar
Dalam perkembangan lain, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menegaskan bahwa sistem kepemimpinan Iran tidak akan goyah meskipun sejumlah pejabat tinggi menjadi sasaran serangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260310_Pemimpin-Tertinggi-Iran_Mojtaba-Khamenei_pengganti-Ali-Khamenei.jpg)