Iran Vs Amerika Memanas
Harga Minyak Dunia Tembus 103 Dolar AS, Ini Dampaknya ke Harga BBM di ASEAN
Lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai menekan kawasan Asia Tenggara.
Ringkasan Berita:
- Harga minyak dunia melonjak tembus 103 dolar AS per barel akibat konflik Iran–AS–Israel dan pembatasan Selat Hormuz, picu ketidakpastian energi global.
- Dampaknya terasa di ASEAN, harga BBM ikut naik dan memicu kekhawatiran stabilitas energi, terutama negara yang bergantung impor.
- Singapura tercatat termahal, sementara Brunei termurah; perbedaan dipengaruhi subsidi dan kebijakan energi tiap negara.
TRIBUNKALTIM.CO - Lonjakan harga minyak dunia yang dipicu konflik antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran mulai menekan kawasan Asia Tenggara.
Ketidakpastian di jalur strategis Selat Hormuz membuat harga minyak mentah melonjak hingga menembus 103 dolar AS per barel.
Kenaikan tersebut berdampak langsung pada harga bahan bakar minyak (BBM) di negara-negara ASEAN.
Sejumlah pemerintah terpaksa melakukan penyesuaian harga seiring meningkatnya biaya impor energi dan tekanan terhadap pasokan domestik.
Negara-negara yang masih bergantung pada impor energi mulai merasakan tekanan, sehingga pemerintah setempat melakukan berbagai kebijakan untuk menjaga stabilitas pasokan dan harga.
Baca juga: Iran Izinkan Tanker Negara Sahabat, Malaysia, China, India dll lewati Selat Hormuz, Kapal Indonesia?
Harga minyak mentah dunia pun merangkak naik hingga menembus level 103 dollar AS per barel.
Kenaikan ini berdampak pada sektor energi di berbagai negara, terutama pada harga bahan bakar minyak (BBM) yang ikut terdongkrak.
Harga minyak pun mengalami kenaikan yang cukup signifikan diberbagai negara, termasuk yang terjadi di kawasan Asia Tenggara (ASEAN).
Sejumlah negara di kawasan Asia Tenggara mulai merasakan imbasnya, dengan pemerintah masing-masing melakukan penyesuaian harga BBM seiring meningkatnya tekanan dari harga minyak global.
Baca juga: Setelah Thailand, Kapal Malaysia Lewati Selat Hormuz, PM Anwar Ibrahim Ucap Terima Kasih pada Iran
Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran terhadap stabilitas energi di kawasan, mengingat sebagian besar negara ASEAN masih bergantung pada impor minyak.
Lantas, bagaimana perbandingan harga BBM di negara-negara kawasan Asia Tenggara?
Harga bensin RON95 (95 oktan) di Singapura tercatat sebagai yang tertinggi di Asia Tenggara, bahkan menempati posisi keempat tertinggi di dunia, yakni sekitar 2,583 dollar AS per liter atau setara sekitar Rp 43.600 per liter per 16 Maret 2026.
Sementara itu, Vietnam kembali menyesuaikan harga bahan bakarnya untuk kedua kalinya pada 25 Maret 2026, dikutip dai The Straits Times, Rabu (25/3/2026).
Baca juga: Syarat Iran untuk Kapal Nonmusuh Lintasi Selat Hormuz, Kapal Thailand Melintas, 2 Kapal Pertamina?
Penyesuaian ini dilakukan setelah sebelumnya harga solar melonjak lebih dari dua kali lipat sejak dimulainya konflik di Timur Tengah, menurut data Kementerian Perdagangan setempat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20250624_Selat-Hormuz-ditutup_perang-Iran-Israel_Pertamina_BBM.jpg)