Minggu, 19 April 2026

Harga Emas

Naik! Update Harga Emas Antam Hari Ini 2 April 2026 dan Prediksi Harga Emas Dunia Terbaru

Harga emas Antam hari ini 2 April 2026 naik menjadi Rp 2.922.000 per gram. Simak daftar harga terbaru dan ketentuan pajaknya di sini.

Editor: Doan Pardede
Grafis Tribun Kaltim/Canva
HARGA EMAS NAIKU - Ilustrasi. Harga emas Antam hari ini 2 April 2026 naik menjadi Rp 2.922.000 per gram. Simak daftar harga terbaru dan ketentuan pajaknya di sini.(Grafis TribunKaltim.co/Canva) 
Ringkasan Berita:
  • Harga emas Antam pada 2 April 2026 naik Rp 20.000 menjadi Rp 2.922.000 per gram. 
  • Kenaikan ini memperkuat tren positif harga emas. 
  • Tersedia berbagai ukuran emas dengan ketentuan pajak pembelian dan buyback sesuai aturan pemerintah.

TRIBUNKALTIM.CO - Harga emas batangan Antam kembali mengalami kenaikan pada Kamis, 2 April 2026.

Berdasarkan pembaruan terbaru, harga emas Antam hari ini naik menjadi Rp 2.922.000 per gram.

Pada awal perdagangan pagi, harga emas masih berada di level Rp 2.902.000 per gram.

Namun, seiring pergerakan pasar, harga kemudian menguat sebesar Rp 20.000 menjadi Rp 2.922.000 per gram.

Baca juga: Investasi Emas di Kalimantan Meningkat, Pegadaian Catat Laba Bersih Rp 8,34 Triliun di 2025

Kenaikan ini, seperti dilansir Kompas.com, membuat harga emas Antam kembali menunjukkan tren positif dan menjadi perhatian para investor logam mulia.

Daftar Harga Emas Antam Hari Ini 2 April 2026

Berikut rincian harga emas Antam terbaru per Kamis (2/4/2026) pukul 09.00 WIB:

0,5 gram: Rp 1.511.000

1 gram: Rp 2.922.000

2 gram: Rp 5.784.000

3 gram: Rp 8.651.000

5 gram: Rp 14.385.000

10 gram: Rp 28.715.000

25 gram: Rp 71.662.000

50 gram: Rp 143.245.000

100 gram: Rp 286.412.000

250 gram: Rp 715.765.000

500 gram: Rp 1.431.320.000

1.000 gram (1 kg): Rp 2.862.600.000

Emas batangan Antam tersedia dalam berbagai ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1 kilogram, sehingga dapat disesuaikan dengan kebutuhan investasi masyarakat.

Ketentuan Pajak Emas Antam

Mengacu pada Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34/PMK.10/2017, transaksi emas Antam dikenakan pajak, baik saat pembelian maupun penjualan kembali (buyback).

Pajak pembelian (PPh 22):

  • 0,45 persen untuk pembeli dengan NPWP
  • 0,9 persen untuk pembeli tanpa NPWP

Setiap transaksi pembelian akan disertai bukti potong PPh 22.

Pajak buyback (penjualan kembali):

  • 1,5 persen untuk pemilik NPWP
  • 3 persen untuk non-NPWP

Ketentuan ini berlaku untuk transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta, dan pajak dipotong langsung dari total nilai transaksi.

Harga Emas Diproyeksi Naik, Analis Sebut Masih Bisa Tembus US$ 6.000

Prospek harga emas kian moncer di tengah meningkatnya ketidakpastian global. 

Lembaga pemeringkat internasional, Fitch Ratings, menaikkan asumsi harga logam dan komoditas tambang untuk tahun 2026, termasuk emas.

Revisi ini dinilai sejalan dengan kondisi pasar saat ini yang dipenuhi sentimen risiko geopolitik dan tekanan inflasi.

Untuk komoditas emas, Fitch mencatat harga aktual 2025 sebesar US$ 3.431 per ons troi. Kemudian dinaikkan proyeksi harganya seiring derasnya permintaan di pasar global. 

Proyeksi lama Fitch harga emas pada 2026 sebesar US$ 3.400 kini direvisi signifikan menjadi US$ 4.500 per ons troi. 

Tiffani Safinia, Research & Development ICDX, seperti dilansir kontan.co.id, menilai revisi proyeksi harga emas oleh Fitch Ratings menjadi US$ 4.500 per ons troi pada 2026 merupakan langkah yang wajar. 

Kenaikan ini mencerminkan meningkatnya permintaan aset safe haven seiring eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah.

Menurutnya, ketegangan geopolitik tersebut turut memicu gangguan pasokan energi global, terutama di jalur strategis seperti Selat Hormuz. 

Kondisi ini berdampak pada kenaikan harga energi dan mendorong ekspektasi inflasi, sehingga memperkuat daya tarik emas sebagai instrumen lindung nilai.

"Selain itu, dukungan juga datang dari pembelian agresif bank sentral dan tren diversifikasi cadangan devisa yang menopang prospek harga emas dalam jangka menengah hingga panjang," jelas Tiffani kepada Kontan, Rabu (1/4/2026).

Sejalan dengan kondisi tersebut, Tiffani pun memproyeksikan harga emas berpotensi melesat lebih tinggi. 

Baca juga: Warga Samarinda Semakin Antusias Investasi Emas untuk Pendidikan dan Perlindungan Ekonomi

Ia memperkirakan harga emas dapat berada di kisaran US$ 5.500 - US$ 6.000 per ons troi hingga akhir 2026.

Kendati demikian, ia mengingatkan bahwa dalam jangka pendek, harga emas masih berpotensi mengalami koreksi.

Hal ini terutama jika data ekonomi Amerika Serikat menunjukkan ketahanan yang kuat dan mendorong ekspektasi suku bunga tetap tinggi.

“Meskipun outlook jangka menengah cenderung bullish, volatilitas jangka pendek tetap perlu diantisipasi oleh pelaku pasar,” ujarnya.

Dalam kondisi pasar yang fluktuatif, strategi investasi emas sebaiknya dilakukan secara bertahap.

Tiffani menyarankan investor melakukan akumulasi saat terjadi koreksi harga, sekaligus menerapkan diversifikasi portofolio.

Ia menambahkan, pergerakan harga emas sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik, inflasi, serta arah kebijakan suku bunga global.

Oleh karena itu, pemantauan terhadap data ekonomi AS menjadi salah satu kunci dalam pengambilan keputusan investasi.

Pendekatan yang disiplin, berbasis data, serta manajemen risiko yang baik menjadi kunci utama dalam mengoptimalkan potensi imbal hasil di tengah dinamika pasar global saat ini.

Ikuti berita populer lainnya di saluran berikut: Channel WA, Facebook, X (Twitter), YouTube, Threads, Telegram 

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved