Berita Nasional Terkini
Perdana Bicara Usai Disiram Air Keras, Andrie Yunus: Saya Tetap Kuat Hadapi Teror
Kondisi Andrie Yunus, korban penyiraman air keras, berangsur membaik meski masih menjalani perawatan intensif di RSCM.
Ringkasan Berita:
- Andrie Yunus mulai membaik dan untuk pertama kalinya menyapa publik lewat rekaman suara, menegaskan tetap kuat meski jadi korban penyiraman air keras.
- Ia telah menjalani tiga kali operasi di RSCM, dengan kondisi luka bakar dan mata yang sempat mengalami kerusakan serius kini berangsur pulih.
- Proses hukum kasus ini telah dilimpahkan dari Polda Metro Jaya ke Puspom TNI, sementara penyelidikan terus berjalan.
TRIBUNKALTIM.CO - Kondisi Andrie Yunus, korban penyiraman air keras, berangsur membaik meski masih menjalani perawatan intensif di RSCM.
Aktivis KontraS itu bahkan menyampaikan pesan penuh keteguhan, menegaskan bahwa teror yang dialaminya tidak akan menghentikan langkah perjuangannya.
Di tengah proses pemulihan yang belum tuntas, Andrie untuk pertama kalinya menyapa publik melalui rekaman suara.
Ia mengungkapkan rasa terima kasih atas dukungan luas dari masyarakat sipil, yang dinilainya menjadi sumber kekuatan dalam menghadapi dampak fisik dan psikologis akibat serangan tersebut.
Baca juga: Update Kasus Andrie Yunus: Sudah 3 Kali Operasi, Dinding Bola Mata Diduga Jebol
Lewat rekaman suara yang diunggah di akun Instagram @kontras_update, Andrie menegaskan bahwa teror tersebut tidak akan melemahkan semangat perjuangannya.
“Halo kawan-kawan, terima kasih atas segala bentuk dukungan yang telah diberikan kepada saya untuk menghadapi teror dari orang-orang yang pengecut,” ujar Andrie dikutip Tribun, Sabtu (4/4/2026).
Ia menambahkan, dukungan penuh dari rekan-rekan membuatnya tetap kuat dan tegar menghadapi situasi ini.
Dengan semangat juang yang tak surut, Andrie menutup pernyataannya dengan seruan, “Aluta continua, panjang umur perjuangan,” menegaskan komitmennya untuk terus melanjutkan perjuangan meski menghadapi ancaman serius.
Dalam keterangan unggahan di Instagram tersebut, rekaman suara ini diambil pada 1 April 2026.
Baca juga: Polda Metro Jaya Serahkan Kasus Penyiraman Andrie Yunus ke Puspom TNI
Saat ini Andrie Yunus masih dalam perawatan intensif di ruang HCU.
Baik pasien, keluarga, kuasa hukum maupun pihak RS melarang kunjungan dari siapapun.
"Pasien berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, bermutu, serta perlindungan terhadap privasi dan ketenangan selama masa perawatan dan hal ini dijamin oleh Undang-Undang," tulisan di caption.
Untuk diketahui, 23 hari sudah berlalu sejak ia mengalami persitiwa penyiraman air keras.
Kepala Divisi Pemantauan Impunitas KontraS, Jane Rosalina, mengungkapkan ihwal pihak Rumah Sakit menemukaan dugaan kerusakan pada bola mata Andrie.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260319_rekaman-CCTV-pelaku-penyiram-air-keras-Andrie-Yunus_aktivis-KontraS.jpg)