Iran Vs Amerika Memanas
Pertama dalam 20 Tahun, Jet Tempur AS Ditembak Jatuh Iran, Pilot Masih Dicari
Dua jet tempur AS, F-15E dan A-10, dilaporkan jatuh setelah ditembak Iran, menjadi insiden pertama dalam lebih dari dua dekade.
Ringkasan Berita:
- Dua jet tempur AS, F-15E dan A-10, dilaporkan jatuh setelah ditembak Iran, menjadi insiden pertama dalam lebih dari dua dekade.
- Operasi penyelamatan besar-besaran dilakukan, satu pilot berhasil dievakuasi sementara satu lainnya masih hilang di wilayah musuh.
- Insiden ini menunjukkan pertahanan Iran masih kuat, sekaligus memperparah ketegangan konflik AS–Iran di kawasan.
TRIBUNKALTIM.CO - Dua jet tempur milik Amerika Serikat dilaporkan jatuh setelah ditembak militer Iran dalam operasi tempur terbaru, memicu misi pencarian besar-besaran terhadap awak yang masih hilang.
Insiden ini disebut menjadi yang pertama dalam lebih dari dua dekade, di mana pesawat tempur AS berhasil dilumpuhkan oleh tembakan musuh di tengah konflik yang kian memanas.
Dua jet tempur Amerika Serikat (AS), F-15E dan A-10, dilaporkan jatuh akibat tembakan militer Iran dalam operasi tempur, Jumat (3/4/2026).
Baca juga: Jokowi Telepon Pangeran Arab Saudi, Tanya soal Perang Iran vs AS-Israel, Berharap APBN RI Kuat
Insiden ini memicu operasi pencarian dan penyelamatan (SAR) besar-besaran di wilayah Iran untuk menemukan satu awak jet yang masih hilang.
Perlu diketahui, insiden ini menandai pertama kalinya dalam lebih dari dua dekade pesawat tempur AS berhasil dilumpuhkan oleh tembakan musuh.
Satu kru lainnya dilaporkan telah berhasil diselamatkan dalam operasi penyelamatan yang menegangkan pada hari Jumat, namun rekannya masih raib di wilayah musuh.
Mengutip The Guardian, Pentagon mengerahkan armada elit, termasuk helikopter Pave Hawk dan pesawat angkut C-130 Hercules, yang menyisir medan dengan ketinggian rendah.
Operasi ini tidak berjalan mulus; sebuah helikopter Pave Hawk dilaporkan sempat terkena tembakan dari darat, meski berhasil meloloskan diri.
Di sisi lain, Iran melalui media pemerintahnya mulai meluncurkan "perang saraf".
Mereka merilis foto-foto puing ekor jet F-15 dan kursi lontar yang ditemukan di lokasi kejadian.
Baca juga: Balas AS, Iran Incar 8 Jembatan Negara Teluk untuk Dihancurkan, Uni Emirat Arab Mulai Gerah
Tak tanggung-tanggung, pemerintah dan pengusaha lokal di Iran bahkan menjanjikan imbalan besar atau sayembara bagi siapa saja yang berhasil menangkap awak AS tersebut hidup-hidup.
Meski situasi di lapangan memanas, Presiden AS Donald Trump bersikap tenang.
Ia menegaskan insiden jatuhnya jet tempur ini tidak akan mengganggu rencana negosiasi damai dengan Teheran.
"Ini adalah perang. Kita sedang berada dalam kondisi perang," ujarnya singkat saat diwawancarai media.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260316_rudal-iran.jpg)