Makan Bergizi Gratis
Viral Sepeda Motor Berlogo BGN, Ini Penjelasan dan Fungsinya untuk Program MBG
Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait video viral yang menampilkan sepeda motor berlogo BGN di media sosial.
Ringkasan Berita:
- Badan Gizi Nasional klarifikasi motor listrik viral: pengadaan sejak 2025 untuk dukung program MBG, belum dibagikan dan bukan 70.000 unit, melainkan 21.801 unit.
- Kepala BGN Dadan Hindayana sebut distribusi masih menunggu proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).
- Pemerintah ubah skema MBG: hanya hari sekolah untuk siswa, tetap 6 hari bagi kelompok rentan, dengan potensi efisiensi hingga Rp20 triliun per tahun.
TRIBUNKALTIM.CO - Badan Gizi Nasional (BGN) angkat bicara terkait video viral yang menampilkan sepeda motor berlogo BGN di media sosial.
Klarifikasi ini sekaligus menjawab spekulasi publik mengenai pengadaan kendaraan operasional dalam program pemerintah.
Kepala BGN Dadan Hindayana menegaskan, pengadaan motor tersebut merupakan bagian dari rencana anggaran tahun 2025 yang ditujukan untuk mendukung operasional Program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi petugas di lapangan.
Meski demikian, Dadan memastikan bahwa kendaraan tersebut hingga kini belum didistribusikan karena masih menunggu proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).
Baca juga: Belum Memenuhi Standar, 9 Dapur MBG di Bontang Disanksi Penghentian Sementara
Artinya, motor yang beredar dalam video belum digunakan secara resmi oleh penerima manfaat.
"Pengadaan motor ini memang masuk dalam anggaran 2025. Fungsinya untuk mendukung operasional Kepala SPPG," ujar Dadan di Jakarta, Selasa (7/4/2026) dikutip dari siaran pers yang diterima Kompas.tv.
Meski demikian, Dadan memastikan motor tersebut hingga saat ini belum didistribusikan kepada pihak terkait.
Menurutnya, kendaraan yang telah tersedia masih harus melalui proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN) sebelum dapat digunakan.
"Motor tersebut belum dibagikan. Setelah seluruhnya lengkap, akan dicatat terlebih dahulu sebagai BMN sebelum didistribusikan," jelasnya.
Lebih lanjut, proses realisasi pengadaan motor secara bertahap dimulai pada Desember 2025.
Sementara itu, terkait informasi yang beredar di media sosial mengenai jumlah pengadaan mencapai 70.000 unit, Dadan menegaskan kabar tersebut tidak benar atau hoaks.
"Informasi 70.000 unit itu tidak benar. Realisasi total motor listrik sebanyak 21.801 unit dari 25.000 unit yang dipesan di tahun 2025," sebut Dadan.
Dadan berharap masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi, serta dapat memahami bahwa pengadaan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam memastikan kelancaran pelaksanaan Program MBG di seluruh Indonesia.
Baca juga: Skema Baru Penyaluran MBG, Ditiadakan di Hari Libur Sekolah, Negara Hemat Rp20 Triliun
MBG Ditiadakan di Hari Libur
Pemerintah resmi mengubah mekanisme penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260309_Kepala-BGN.jpg)