Iran Vs Amerika Memanas
Mantan Menlu AS Bongkar Fakta Netanyahu Sering Desak Amerika Serang Iran, Hanya Trump yang Setuju
Mantan Menlu Amerika Serikat (AS) bongkar fakta Benjamin Netanyahu, PM Israel sering desak Amerika serang Iran. Hanya Donald Trump yang setuju.
Ringkasan Berita:
- Mantan Menlu AS John Kerry ungkap PM Israel Netanyahu kerap desak AS serang Iran.
- Permintaan itu ditolak Obama, Biden, dan Bush, namun baru disetujui Trump.
- Netanyahu menyusun argumen empat poin untuk menyerang dan menggulingkan Iran.
- Trump perintahkan Militer AS blokade pelabuhan Iran per Senin (13/4/2026), tetap membuka Selat Hormuz.
- Iran menolak takut; blokade AS dan gagalnya negosiasi bikin harga minyak meroket.
TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry membongkar fakta Perdana Menteri (PM) Israel kerap mendesak AS menyerang Iran.
Namun desakan Benjamin Netanyahu agar AS menyerang Iran ini hanya berhasil di era Donald Trump.
Dalam wawancara di acara The Briefing with Jen Psaki, Jumat (10/4/2026), Kerry mengungkap Benjamin Netanyahu telah mendesak sejumlah Presiden AS di beberapa periode jabatan. untuk menyerang Iran.
Kerry juga mengaku bahwa dirinya telah berpartisipasi dalam berbagai diskusi dengan PM Israel, Benjamin Netanyahu.
Baca juga: Nasib Netanyahu Usai Trump Putuskan Gencatan Senjata: Posisinya Terpojok, Dinilai Gagal Capai Target
Menurut Kerry, keinginan Benjamin Netanyahu serang Iran tersebut disampaikan langsung kepada Presiden AS.
“Dia ingin kita menyerang,” kata Kerry dikutip dari AnadoluAjansi, Sabtu (11/4/2026).
“Presiden Obama menolak. Presiden Joe Biden menolak. Presiden George W. Bush menolak,” imbuhnya.
Mengapa AS Setuju Serang Iran di Era Donald Trump?
John Kerry menjelaskan hanya era kepemimpinan Presiden Trump, pemerintahan AS menyetujui keinginan Netanyahu untuk serang Iran.
“Satu-satunya presiden yang setuju dengan hal ini, jelas, adalah Presiden Trump,” terang dia.
Kerry menyatakan bahwa Netanyahu memaparkan argumen terperinci mengenai tindakan militer, yang ia gambarkan sebagai “usulan empat poin”.
Dia menilai, usulan tersebut mencakup klaim bahwa serangan semacam itu dapat “membunuh para pemimpin”, “memicu pergantian rezim”, dan “menghancurkan militer”.
Kerry juga menyampaikan bahwa Netanyahu telah menjabarkan argumen-argumen tersebut dalam pertemuan yang melibatkan pejabat tinggi, di mana berbagai pandangan dipertimbangkan.
Oleh karena itu, dia menilai bahwa desakan atau usulan dari Netanyahu mengenai rencana serangan ke Iran bukan dibuat secara informal.
Hal itu juga menyoroti upaya Israel untuk mendorong AS menuju konfrontasi langsung dengan Iran bukanlah kejadian sesaat, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan yang dijalankan di berbagai pemerintahan.
| AS Siap Operasi Tempur Besar-besaran, Tegaskan Tak Cari Konflik dengan Iran di Selat Hormuz |
|
|---|
| Iran Tuduh Amerika Serikat Tewaskan 5 Warga Sipil di Selat Hormuz, Picu Risiko Perang Terbuka |
|
|---|
| Selat Hormuz Makin Panas, Iran tak Segan Luncurkan Rudal, 2 Kapal Perang AS Putar Balik |
|
|---|
| Ketegangan di Selat Hormuz Picu Perang Terbuka, AS dan Iran Saling Klaim Serangan |
|
|---|
| Harga Minyak Dunia Melonjak 6 Persen Usai Iran Serang UEA dan Kapal di Selat Hormuz |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260413_Presiden-AS_Donald-Trump_PM-Israel_Benjamin-Netanyahu_desak-serang-Iran.jpg)