Berita Nasional Terkini
Alasan Jusuf Kalla Ungkit Peran dalam Karier Politik Jokowi
Juru bicara Jusuf Kalla, Husain Abdullah, memberikan penjelasan terkait pernyataan JK mengenai kontribusinya dalam perjalanan politik Jokowi.
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO - Juru bicara Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK), Husain Abdullah, memberikan penjelasan terkait pernyataan JK mengenai kontribusinya dalam perjalanan politik Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi).
Sebelumnya, dalam konferensi pers pada akhir pekan lalu, JK menyebut bahwa Jokowi bisa menjadi Gubernur DKI Jakarta dan Presiden RI berkat dirinya.
Hal itu disampaikan Jusuf Kalla dalam klarifikasinya soal ceramah di masjid kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) pada 5 Maret 2026 lalu yang membuatnya dilaporkan terkait tudingan penistaan agama.
Baca juga: PDIP Benarkan Peran Jusuf Kalla dalam Karier Politik Jokowi, dari Orang Kampung jadi Sosok Berkuasa
Husain menegaskan, JK sebenarnya tidak pernah berniat mengungkit jasanya dalam karier politik Jokowi.
“Beliau menyimpan hal itu hampir 20 tahun, sejak 2011 hingga 2026,” kata Husain dalam program ROSI yang ditayangkan KompasTV, Kamis (23/4/2026).
Menurutnya, JK baru mengungkapkan hal tersebut karena merasa terdesak oleh berbagai tudingan, termasuk isu pendanaan kasus ijazah Jokowi.
"Karena kebanyakan, mungkin anak-anak muda sekarang itu ibaratnya langsung melihat bunganya, tidak melihat siapa yang menanam."
Apalagi, Husain menilai, saat ini banyak anak muda yang tidak paham awal mula perjalanan Jokowi di dunia politik, tahunya cuma sudah jadi presiden.
"Nah, kira-kira itulah Pak JK mencoba menarik ke belakang bahwa, 'Ini loh saya, apa kurang saya kepada Pak Jokowi?' Apalagi selama 5 tahun mendampingi Pak Jokowi."
"Luar biasa lho, Pak JK sebenarnya juga mengatur ritme dengan Pak Jokowi."
Baca juga: Jusuf Kalla sebut Jasa Jadikan Jokowi Presiden, Gibran: Terima Kasih Evaluasinya, Pak JK Idola Saya
Husain lantas menyebut, Jusuf Kalla juga merasa dipojokkan, karena tudingan mendanai kasus ijazah Jokowi yang merebak di media sosial, di kalangan relawan Jokowi, dan di tengah masyarakat.
"Sebenarnya beliau ingin menyampaikan suatu pesan yang kuat atau meyakinkan publik ya, kan dia kesannya merasa dipojokkan," jelas Husain.
"Seolah-olah tidak berterima kasih kepada Pak Jokowi atau tidak tahu berbalas budi, sehingga muncullah macam-macam ini."
Husain menjelaskan, sebenarnya JK tidak pernah mengungkit jasanya dalam karier politik Jokowi karena masih menghormati pria asal Solo, Jawa Tengah itu.
Kata Husain, JK terpaksa mengungkapkannya, dan sudah habis kesabaran.
| Isi Pertemuan Menhan Sjafrie dengan Gatot Nurmantyo, Andika Perkasa dan Para Purnawirawan TNI |
|
|---|
| Soal Kasus Saiful Mujani, Rocky Gerung: Kebebasan Akademisi Melekat, Bukan Pemberian Negara |
|
|---|
| Wacana Menkeu Purbaya Tarik Tarif di Selat Malaka Berpotensi Timbulkan Konflik Internasional |
|
|---|
| Menhan Sjafrie Kumpulkan Eks Panglima TNI, Ada Gatot Nurmantyo hingga Andika Perkasa, Ada Apa? |
|
|---|
| Rupiah Makin Lemah Tembus Rp17.300 per Dolar AS, Transportasi dan Harga Barang Berpotensi Naik |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260421_Jusuf-Kalla.jpg)