Minggu, 26 April 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Netanyahu Didiagnosis Kanker Prostat Stadium Awal, Begini Kondisinya Sekarang

Netanyahu mengungkapkan dirinya sempat didiagnosis kanker prostat stadium awal, namun kini telah pulih setelah menjalani operasi.

Editor: Heriani AM
Instagram b.netanyahu
IDAP KANKER - Foto ini diambil dari Instagram Netanyahu pada Selasa (25/3/2025), memperlihatkan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu berpidato. Netanyahu mengungkapkan dirinya sempat didiagnosis kanker prostat stadium awal, namun kini telah pulih setelah menjalani operasi dan perawatan medis.  
Ringkasan Berita:
  • Benjamin Netanyahu ungkap sempat didiagnosis kanker prostat, tapi kini sudah pulih usai operasi
  • Tumor ganas ditemukan sangat kecil dan stadium awal, ditangani cepat tanpa penyebaran, kenapa baru diungkap sekarang?
  • Kasus ini soroti pentingnya deteksi dini kanker prostat yang sering tanpa gejala di awal

 

TRIBUNKALTIM.CO - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, mengungkapkan dirinya sempat didiagnosis kanker prostat stadium awal, namun kini telah pulih setelah menjalani operasi dan perawatan medis. 

Kondisi tersebut ditemukan saat pemeriksaan rutin, dan berhasil ditangani tanpa penyebaran ke organ lain.

Netanyahu menjelaskan, tumor ganas berukuran kecil terdeteksi setelah ia sebelumnya menjalani operasi pembesaran prostat jinak pada 2024.

Penanganan yang dilakukan di Pusat Medis Hadassah disebut berhasil sepenuhnya, dengan hasil pemeriksaan lanjutan menunjukkan tidak ada lagi jejak kanker.

Baca juga: 2 Teknisi Angkatan Udara Israel Didakwa Spionase untuk Iran, Terancam Tuduhan Pengkhianatan

Mengutip The Independent, Netanyahu mengumumkan pada Jumat (24/4/2026) bahwa dokter menemukan tumor ganas stadium awal saat pemeriksaan rutin, setelah ia menjalani operasi pembesaran prostat jinak pada akhir 2024 lalu.

Ia mengatakan, perawatan yang dilakukan di Pusat Medis Hadassah berhasil mengatasi kondisi tersebut tanpa meninggalkan jejak.

Netanyahu menunda rilis catatan medis tahunannya untuk menghindari kekhawatiran publik di tengah konflik.

Dengan konflik terhadap Iran yang kini memasuki gencatan senjata tanpa batas waktu, ia menyatakan telah pulih dan berada dalam kondisi baik.

“Satu setengah tahun yang lalu, saya menjalani operasi yang sukses untuk pembesaran prostat jinak, dan sejak itu saya berada di bawah pengawasan medis rutin,” tulis Netanyahu di media sosial.

“Dalam pemeriksaan terakhir, ditemukan bintik kecil kurang dari satu sentimeter di prostat.”

“Setelah diperiksa, ternyata itu merupakan tumor ganas stadium awal, tanpa penyebaran atau metastasis.”

Ia mengatakan bahwa dirinya diberi pilihan untuk menjalani perawatan atau hidup dengan kondisi tersebut.

“Anda sudah mengenal saya. Ketika saya mendapat informasi tentang potensi bahaya, saya memilih segera menanganinya,” ujarnya.

“Ini berlaku di tingkat nasional maupun pribadi. Itulah yang saya lakukan.”

Baca juga: Total 4 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon, Terbaru Praka Rico Pramudia

Laporan kesehatan tahunan bertanggal 20 April 2026 menyebutkan bahwa Netanyahu pertama kali menjalani operasi pada 29 Desember 2024 untuk mengobati hiperplasia prostat jinak.

Prosedur tersebut dilaporkan berhasil tanpa komplikasi.

Pemeriksaan lanjutan kemudian menemukan lesi mencurigakan di prostat.

Tes diagnostik selanjutnya mengonfirmasi kanker prostat stadium awal tanpa bukti penyebaran.

Profesor Aharon Popovzer, yang memimpin terapi radiasi Netanyahu, menyatakan bahwa tim medis menemukan massa berukuran 0,9 sentimeter yang merupakan adenokarsinoma prostat.

Netanyahu menjalani pemeriksaan komprehensif, dan kanker tersebut terdeteksi pada tahap sangat awal.

Laporan tersebut menyimpulkan bahwa pengobatan berhasil sepenuhnya, dengan lesi yang telah hilang berdasarkan pemeriksaan lanjutan.

Apa Itu Kanker Prostat?

Mengutip Mayo Clinic, kanker prostat adalah pertumbuhan sel abnormal yang dimulai di prostat.

Prostat merupakan kelenjar kecil yang berperan dalam menghasilkan cairan yang menjadi bagian dari air mani.

Letaknya berada tepat di bawah kandung kemih dan merupakan bagian dari sistem reproduksi pria.

Kanker prostat termasuk salah satu jenis kanker yang paling umum.

Penyakit ini sering ditemukan pada stadium awal dan cenderung tumbuh secara lambat.

Sebagian besar penderita kanker prostat memiliki peluang besar untuk sembuh, terutama jika terdeteksi sejak dini.

Pasien dengan kanker prostat stadium awal umumnya memiliki berbagai pilihan pengobatan, seperti pembedahan, terapi radiasi, atau pemantauan aktif untuk melihat perkembangan kanker.

Jika kanker berkembang di luar prostat atau menyebar ke bagian tubuh lain, pilihan pengobatan tetap tersedia, meskipun kondisi tersebut menjadi lebih sulit disembuhkan.

Namun, meski tidak dapat disembuhkan sepenuhnya, pengobatan masih dapat memperlambat pertumbuhan kanker dan membantu pasien hidup lebih lama.

Baca juga: Iran Pamer Kekuatan Militer, Mojtaba Khamenei Sebut Angkatan Laut Siap Hadapi AS dan Israel

Gejala

Kanker prostat sering kali tidak menimbulkan gejala pada tahap awal.

Sebagian besar kasus ditemukan saat kanker masih terbatas di prostat.

Jika gejala muncul, tanda kanker prostat stadium awal dapat meliputi:

  • Darah dalam urine, yang membuat warna urine menjadi merah muda, merah, atau seperti cola
  • Darah dalam air mani
  • Sering buang air kecil
  • Kesulitan memulai buang air kecil
  • Sering terbangun di malam hari untuk buang air kecil

Jika kanker telah menyebar (metastatik), gejala tambahan dapat muncul.

Kondisi ini juga dikenal sebagai kanker prostat stadium lanjut atau stadium 4.

Gejala kanker prostat lanjut meliputi:

  • Kebocoran urine yang tidak disengaja
  • Nyeri punggung
  • Nyeri tulang
  • Disfungsi ereksi
  • Kelelahan ekstrem
  • Penurunan berat badan tanpa sebab jelas
  • Kelemahan pada lengan atau kaki

Jika mengalami gejala yang mengkhawatirkan, sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter.

 

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Netanyahu Diam-Diam Didiagnosis Kanker Prostat, Kini Sudah Jalani Operasi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved