Jumat, 8 Mei 2026

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

6 Fakta dan Kronologi Kecelakaan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi

Kronologi Kereta Api Argo Bromo Anggrek terlibat kecelakaan dengan KRL rute Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026).

Tayang:
Tribunnews.com/Tangkapan layar via Tribunnews
KECELAKAAN KERETA - Kecelakaan terjadi antara KA Jarak jauh Argo Anggrek tujuan Gambir-Surabaya Pasar Turi dengan KRL Commuter Line tujuan Cikarang di Bekasi, Senin(27/4/2026). KAI mengucapkan permohonan maaf. 

Ringkasan Berita:
  • Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi menyebabkan kerusakan parah pada gerbong khusus perempuan.
  • Proses evakuasi berlangsung intensif dengan puluhan ambulans dikerahkan, serta sejumlah penumpang mengalami kesulitan keluar akibat gerbong yang rusak.
  • Tiga orang tewas dalam kecelakaan ini.

TRIBUNKALTIM.CO - Kereta Api Argo Bromo Anggrek terlibat kecelakaan dengan Kereta Listrik (KRL) rute Bekasi-Jakarta di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026).

Sebanyak tiga orang tewas dalam kecelakaan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek dan kereta rel listrik (KRL) di Stasiun Bekasi, Kota Bekasi, Senin (27/4/2026).

Berikut ini sejumlah fakta dan kronologi yang dihimpun dari lapangan.

Kronologi dari Saksi Mata

Salah satu penumpang Commuter Line, Munir, mengatakan peristiwa itu bermula saat kereta yang ia tumpangi dari arah Jakarta menuju Cikarang tengah berhenti di Stasiun Bekasi Timur.

Kereta itu berhenti lantaran terdapat Commuter Line dari arah Cikarang menuju Bekasi menabrak mobil taksi.

Ketika berhenti, melintas dari arah belakang Kereta Jarak Jauh Argo Bromo Anggrek langsung menghantam Commuter Line yang ditumpangi Munir.

"Pokoknya ditabrak dari arah belakang, gerbong masinis kereta jarak jauh itu sampai nembus gerbong," kata Munir di lokasi, Senin (27/4/2026).

Munir menjelaskan, akibat kejadian itu, gerbong perempuan Commuter Line rusak parah.

Sejumlah penumpang di dalam gerbong tampak kesulitan mengevakuasi diri karena akses tertutup bangku dan gerbong yang hancur.

Saat ini, sekira pukul 22.39 WIB Senin (27/4/2026), proses evakuasi terhadap para korban tengah dilakukan.

Evakuasi para penumpang tampak dilakukan di gerbong KRL.

Sementara itu, Hendri, penumpang KRL Bekasi–Jakarta, mengaku mendengar suara keras seperti ledakan saat kecelakaan KRL dan KA Argo Bromo Anggrek.

"Ya kalau kedengerannya seperti suara bom, saking kencangnya," ujar Hendri, dikutip dari tayangan live Kompas TV, Senin (27/4/2026).

Sebelum insiden terjadi, rangkaian KRL disebut tiba di Stasiun Bekasi Timur sekitar pukul 20.30 WIB.

Hendri mengatakan, KRL itu berhenti cukup lama karena adanya lintasan kendaraan mobil di sekitar jalur stasiun.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved