Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur
Daftar 19 Perjalanan Kereta Jarak Jauh yang Dibatalkan Imbas Tabrakan di Bekasi Timur
Sebanyak 19 perjalanan kereta api jarak jauh dari dan menuju Jakarta resmi dibatalkan pada Selasa (28/4/2026).
Ringkasan Berita:
- PT KAI membatalkan 19 perjalanan kereta jarak jauh dari dan menuju Jakarta akibat tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Bekasi Timur.
- Penumpang yang terdampak berhak atas pengembalian bea tiket penuh sesuai ketentuan, dan KAI mengimbau masyarakat memantau informasi resmi.
- Insiden tragis ini menelan tujuh korban jiwa dan melukai 81 orang, sementara 240 penumpang selamat.
TRIBUNKALTIM.CO — Sebanyak 19 perjalanan kereta api jarak jauh dari dan menuju Jakarta resmi dibatalkan pada Selasa (28/4/2026).
Keputusan ini diambil setelah insiden tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026) malam.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 1 Jakarta menyatakan pembatalan dilakukan sebagai bentuk penyesuaian operasional di lintas Daop 1 Jakarta.
Baca juga: Kisah Penumpang Selamat dari Tabrakan Kereta di Bekasi karena Sempat Turun
Penyesuaian tersebut berdampak pada perjalanan dari dan menuju Stasiun Gambir serta Stasiun Pasar Senen.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami pelanggan akibat gangguan perjalanan kereta api ini,” ujar Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, dalam keterangan tertulisnya, Selasa pagi (28/4/2026).
Berdasarkan pembaruan pukul 07.31 WIB, berikut daftar perjalanan KA yang dibatalkan:
- KA dari Gambir: KA 58F-59F Purwojaya (Gambir – Cilacap)
- KA 138 Parahyangan (Gambir – Bandung)
- KA 20A Argo Muria (Gambir – Semarang Tawang)
- KA 2B Argo Bromo Anggrek (Gambir – Surabaya Pasar Turi)
- KA menuju Gambir: KA 117B Gunungjati (Cirebon – Gambir)
- KA 56F-53F Purwojaya (Cilacap – Gambir)
- KA 17 Argo Sindoro (Semarang Tawang – Gambir)
- KA 61B Manahan (Solo Balapan – Gambir)
- KA 29F Argo Anjasmoro (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
- KA 137 Parahyangan (Bandung – Gambir)
- KA 21A Argo Muria (Semarang Tawang – Gambir)
- KA 3B Argo Bromo Anggrek (Surabaya Pasar Turi – Gambir)
- KA menuju Pasar Senen (Jakarta): KA 143B Madiun Jaya (Madiun – Pasar Senen)
- KA 75B Mataram (Solo Balapan – Pasar Senen)
- KA 163 Gumarang (Surabaya Pasar Turi – Pasar Senen)
- KA 149 Singasari (Blitar – Pasar Senen)
- KA 94-91 Jayabaya (Malang – Pasar Senen)
- KA 257 Progo (Lempuyangan – Pasar Senen)
- KA 175 Menoreh (Semarang Tawang – Pasar Senen)
Franoto menjelaskan, bagi pelanggan yang terdampak pembatalan hingga tujuh hari ke depan, KAI memberikan pengembalian bea tiket 100 persen di luar biaya pemesanan sesuai ketentuan yang berlaku.
“KAI juga mengimbau pelanggan untuk memantau informasi terbaru melalui kanal resmi KAI serta mempertimbangkan kembali jadwal perjalanannya,” tambahnya.
Baca juga: Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi Bertambah, 7 Orang Meninggal, 81 Luka-luka, 3 Masih Terjebak
Sebelumnya, tabrakan terjadi antara KRL jurusan Cikarang nomor PLB 5568A dengan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir–Surabaya Pasar Turi sekitar pukul 20.52 WIB pada Senin malam.
Titik kejadian berada di emplasemen Stasiun Bekasi Timur KM 28+920.
Akibat insiden tersebut, tujuh penumpang KRL meninggal dunia dan 81 orang lainnya mengalami luka-luka.
Para korban telah dievakuasi ke sejumlah fasilitas kesehatan, antara lain RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, serta RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.
Sementara itu, sebanyak 240 penumpang KA Argo Bromo Anggrek dilaporkan selamat. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260428_Kecelakaan-kereta-KA-dan-KRL-di-bekasi.jpg)