Minggu, 10 Mei 2026

Iran Vs Amerika Memanas

Tak Berhasil Buka Selat Hormuz, AS Minta Bantuan dan Ajak Dunia Gabung Koalisi Baru

Amerika Serikat (AS) mendorong negara-negara lain untuk membentuk koalisi internasional guna memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz,

Tayang:
Google Maps
SELAT HORMUZ - Ilustrasi lokasi Selat Hormuz. Amerika Serikat (AS) mendorong negara-negara lain untuk membentuk koalisi internasional guna memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz. 

Ringkasan Berita:
  • AS mendorong pembentukan koalisi internasional untuk membuka kembali Selat Hormuz yang ditutup Iran.
  • Penutupan jalur laut vital ini memicu lonjakan harga energi global dan ancaman perlambatan ekonomi.
  • Menteri Pertahanan AS menuntut Eropa lebih aktif karena kepentingan mereka terhadap Selat Hormuz lebih besar dibanding AS.

TRIBUNKALTIM.CO - Tak ingin sendirian, Amerika Serikat (AS) tengah mencari teman untuk membuka Selat Hormuz dari blokade Iran.

AS mendorong pembentukan koalisi internasional untuk memulihkan kebebasan navigasi di Selat Hormuz.

Informasi ini tercantum dalam dokumen Departemen Luar Negeri AS yang diperoleh Reuters.

Baca juga: Mayoritas Negara Teluk Berpihak ke AS, Iran Kian Terjepit dan Sulit Berlakukan Tarif di Selat Hormuz

Selat Hormuz adalah jalur laut strategis yang menjadi penghubung utama perdagangan minyak dunia.

Langkah Washington muncul di tengah lonjakan harga minyak yang mencapai level tertinggi dalam lebih dari empat tahun.

Kenaikan harga dipicu kekhawatiran gangguan pasokan energi global akibat penutupan jalur laut tersebut oleh Iran.

Dua bulan setelah pecahnya perang antara AS-Israel dan Iran, jalur vital yang menyalurkan sekitar 20 persen pasokan minyak dan gas dunia masih ditutup Teheran.

Kondisi ini menimbulkan gejolak harga energi dan meningkatkan risiko perlambatan ekonomi global.

Upaya Washington untuk menyelesaikan konflik telah menemui jalan buntu, yang coba diatasi AS dengan blokade angkatan laut terhadap ekspor minyak Iran. 

Baca juga: Ngebom Iran Bikin AS Kuras Dana Besar, Kini Trump Pilih Blokade Berkepanjangan di Selat Hormuz

Koalisi Maritime Freedom Construct

Wall Street Journal, mengutip telegram internal Departemen Luar Negeri yang dikirim ke kedutaan besar AS, melaporkan Washington telah meminta para diplomatnya untuk mendesak pemerintah asing agar bergabung.

Koalisi Baru Aliansi bertugas memulihkan navigasi dan ekonomi global

Aliansi baru itu bernama "Maritime Freedom Construct," akan mengoordinasikan pertukaran informasi, upaya diplomatik, dan penegakan sanksi untuk membuka kembali Selat tersebut.

“Partisipasi Anda akan memperkuat kemampuan kolektif kita untuk memulihkan kebebasan navigasi dan melindungi ekonomi global,” demikian isi dokumen itu.

Menurut laporan tersebut, seorang pejabat senior pemerintahan mengkonfirmasi proposal itu sebagai salah satu dari sekian banyak sumber daya diplomatik dan kebijakan yang dimiliki presiden.

Baca juga: Trump Sebut Iran dalam Kondisi Runtuh, Soroti Pembukaan Selat Hormuz

Inisiatif ini muncul beberapa minggu setelah Presiden Donald Trump menyatakan selat tersebut "SEPENUHNYA TERBUKA DAN SIAP UNTUK BISNIS," namun lalu lintas kapal sebagian besar tetap terhenti.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved