Berita Tana Tidung Terkini
Hari Pendidikan Nasional, dari Tana Tidung Bisa Belajar Arti Perjuangan
Perjalanan tiga jam menggunakan speedboat dari Kota Tarakan menuju pelosok Tana Tidung.
TRIBUNKALTIM.CO, TANA TIDUNG - Perjalanan tiga jam menggunakan speedboat dari Kota Tarakan menuju pelosok Tana Tidung, Kalimantan Utara adalah simbol dari tantangan nyata yang masih dihadapi pendidikan di berbagai penjuru Indonesia.
Di tengah keterbatasan akses dan sinyal yang tak selalu bersahabat, semangat untuk menghadirkan pendidikan berkualitas justru tumbuh semakin kuat.
Momentum Hari Pendidikan Nasional menjadi pengingat bahwa pemerataan pendidikan adalah kerja nyata yang harus terus diperjuangkan.
Di Tana Tidung, semangat itu tercermin dari sosok Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Arman Jauhari.
Baca juga: Gerakan Literasi Balikpapan, Menyelami Makna Surat Kartini dan Beranda Instagramnya Maryam
Baginya, membangun pendidikan bukan soal menunggu kondisi ideal, melainkan tentang keberanian untuk bergerak dan hadir langsung di tengah tantangan.
Katanya, secara geografis memang tidak mudah. Ada kecamatan yang harus ditempuh berjam-jam menggunakan speedboat.
"Kita harus hadir, bertemu guru dan siswa, memberi semangat secara langsung,'' ujarnya.
Menguatkan Fondasi Sejak Dini
Sejak 2021, upaya peningkatan mutu pendidikan di Tana Tidung diperkuat melalui kolaborasi dengan Tanoto Foundation.
Pendampingan yang awalnya difokuskan pada jenjang SMP kini mulai menunjukkan hasil, terutama dalam peningkatan kapasitas guru dan pemanfaatan data.
Di Hari Pendidikan Nasional ini, refleksi penting muncul: bahwa kualitas pendidikan tidak bisa dibangun hanya dari satu jenjang saja. Fondasi harus dimulai sejak awal.
Karena itu, pemerintah daerah kini mulai memperluas fokus ke Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
'PAUD adalah fondasi. Di sinilah karakter dan kebiasaan belajar mulai dibentuk.
"Kita ingin memastikan para pendidiknya juga mendapatkan pendampingan dan penguatan kapasitas,'' jelas Arman.
Komitmen ini turut diperkuat oleh dukungan Bunda PAUD Tana Tidung, Vamelia Ibrahim Ali, yang aktif mendorong pengembangan layanan PAUD berkualitas di daerah.
Literasi sebagai Gerakan Bersama
Hari Pendidikan Nasional juga menjadi momentum untuk menegaskan kembali pentingnya literasi sebagai fondasi pembelajaran sepanjang hayat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260502_TF1.jpg)