Pendidikan
Penerima Beasiswa LPDP Dapat Pembekalan dari TNI di Lanud Halim
Program tersebut dilaksanakan di Lanud Halim Perdanakusuma pada periode 4 hingga 9 Mei 2026.
Tidak hanya itu, program ini juga menekankan pentingnya kepemimpinan.
Dalam konteks ini, kepemimpinan tidak hanya berarti memimpin orang lain, tetapi juga kemampuan untuk mengambil keputusan, bertanggung jawab, serta menjadi teladan dalam lingkungan akademik maupun sosial.
Selain aspek tersebut, peserta juga mendapatkan penanaman nilai cinta Tanah Air.
Istilah ini merujuk pada sikap nasionalisme, yaitu rasa bangga dan tanggung jawab terhadap negara, yang diharapkan tetap melekat meskipun peserta menempuh pendidikan di luar negeri.
Materi-materi tersebut disampaikan oleh berbagai pemateri dari instansi pemerintah. Keterlibatan banyak pihak ini menunjukkan bahwa program PK bersifat kolaboratif dan lintas sektor.
Peran TNI AU dalam Program PK
Dalam pelaksanaan program ini, TNI Angkatan Udara tidak hanya menyediakan fasilitas, tetapi juga turut berperan dalam penyampaian materi.
Personel dari Lanud Halim Perdanakusuma dilibatkan untuk mengisi sejumlah sesi yang disesuaikan dengan kebutuhan program.
Hal ini menunjukkan bahwa pengalaman dan kompetensi yang dimiliki oleh TNI juga dapat dimanfaatkan dalam konteks pendidikan sipil.
Peran TNI dalam program ini dapat dipahami sebagai bagian dari fungsi pembinaan teritorial dan kontribusi terhadap pembangunan nasional, khususnya dalam pengembangan sumber daya manusia.
Keterlibatan ini juga mencerminkan sinergi antara sektor pertahanan dan pendidikan, yang dalam praktiknya saling melengkapi untuk menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki karakter kuat.
Artikel ini telah tayang di Kompas dengan judul TNI Fasilitasi Pembekalan Penerima Beasiswa LPDP, Personel Lanud Ikut Isi Materi
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/Ilustrasi-beasiswa-LPDP.jpg)