Iran Vs Amerika Memanas
Kawasan Teluk Memanas: Diserang Rudal dan Drone, UEA Ancam Membalas, Pejabat Iran Buka Suara
Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan sistem pertahanan udaranya berhasil menghadapi serangan lintas negara yang diluncurkan Iran pada Senin (4/5/2026).
Ringkasan Berita:
- Serangan rudal dan drone dari Iran menambah ketegangan di kawasan Teluk, dengan UEA menjadi salah satu target utama.
- Dukungan sistem pertahanan Iron Dome Israel menunjukkan adanya kerja sama strategis yang semakin erat antara UEA dan Israel.
- Dampak serangan tidak hanya dirasakan di sektor keamanan, tetapi juga memengaruhi kehidupan masyarakat sipil, termasuk pendidikan yang kembali dialihkan ke sistem daring.
TRIBUNKALTIM.CO - Uni Emirat Arab (UEA) mengumumkan sistem pertahanan udaranya berhasil menghadapi serangan lintas negara yang diluncurkan Iran pada Senin (4/5/2026).
Serangan tersebut terdiri dari rudal balistik (rudal jarak jauh yang meluncur mengikuti lintasan parabola), rudal jelajah (rudal yang terbang rendah dengan sistem navigasi canggih), serta kendaraan udara tanpa awak (UAV atau drone).
Kementerian Pertahanan UEA menyatakan, “pertahanan udara UEA menghadapi 12 rudal balistik, 3 rudal jelajah, dan 4 UAV yang diluncurkan dari Iran, yang mengakibatkan 3 orang terluka.
UEA menyebut total ada 19 rudal dan drone yang diluncurkan Iran pada Senin (4/5/2026).
Baca juga: Memanas! Iran Siap-siap Gempur Armada AS yang Kawal Kapal di Selat Hormuz
Namun, belum ada rincian mengenai berapa banyak proyektil yang berhasil dihancurkan.
Sebelumnya, otoritas di Fujairah melaporkan adanya serangan drone ke fasilitas pelabuhan minyak yang memicu kebakaran dan menyebabkan tiga warga negara India mengalami luka-luka.
Sumber yang dikutip CNN menyebutkan bahwa sistem pertahanan udara Iron Dome milik Israel digunakan untuk membantu mencegat proyektil di wilayah udara UEA.
CNN telah meminta tanggapan resmi dari Kementerian Luar Negeri UEA terkait laporan tersebut.
Axios sebelumnya melaporkan bahwa Israel secara diam-diam telah mengerahkan Iron Dome untuk membantu UEA, yang dinilai mencerminkan semakin eratnya hubungan kedua negara sejak menjalin hubungan diplomatik sekitar enam tahun lalu.
Hingga kini, situasi di kawasan Teluk masih berada dalam kondisi siaga tinggi di tengah eskalasi serangan lintas negara.
Baca juga: Dua Kapal Tanker Iran Masuk Selat Lombok, Salah Satunya Bawa Minyak Rp 3,8 Triliun
Iran Bantah Serang UEA
Seorang pejabat militer Iran menyatakan negaranya tidak memiliki rencana untuk menyerang Uni Emirat Arab (UEA), di tengah laporan serangan drone yang memicu kebakaran di fasilitas minyak strategis Fujairah.
Pernyataan tersebut disampaikan melalui media pemerintah IRIB pada Senin (4/5/2026), menyusul tudingan dari pihak UEA yang menyebut serangan berasal dari Iran.
Insiden terjadi di kawasan Fujairah Petroleum Industries Zone (FOIZ), salah satu pusat energi utama di kawasan.
3 WN India Menjadi Korban
Otoritas setempat mengonfirmasi kebakaran hebat akibat serangan tersebut, yang juga menyebabkan tiga warga negara India mengalami luka tingkat sedang.
Para korban langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
| Popularitas Donald Trump Turun, 62 Persen Warga AS Tidak Puas dengan Kinerjanya |
|
|---|
| Memanas! Iran Siap-siap Gempur Armada AS yang Kawal Kapal di Selat Hormuz |
|
|---|
| Negara-negara yang Minta Bantuan AS, Trump Luncurkan Operasi Pembebasan Kapal di Selat Hormuz |
|
|---|
| Dua Kapal Tanker Iran Masuk Selat Lombok, Salah Satunya Bawa Minyak Rp 3,8 Triliun |
|
|---|
| Wacana Pajak Selat Hormuz Picu Ketegangan Baru, tak Bisa Disamakan dengan Terusan Suez dan Panama |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260502_kapal-Induk-AS_USS-Gerald-R-Ford_ditarik-dari-Perang-Iran.jpg)