Kamis, 7 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Dua Versi Kronologi Dugaan Pemukulan Bro Ron, Waketum PSI, Polisi Amankan 2 Pria

Dua kronologi dugaan pemukulan Waketum PSI, Bro Ron. Polisi amankan dua pria terkait kasus dugaan pemukulan Ronald A Sinaga atau Bro Ron

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Kompas.com/Achmad Nasrudin Yahya
DUGAAN PEMUKULAN - Wakil Ketua Umum PSI Ronald Aristone Sinaga atau Bro Ron diduga dipukuli di Menteng, Jakarta Pusat, Senin (4/5/2026). Dua kronologi dugaan pemukulan Waketum PSI, Bro Ron. Polisi amankan dua pria terkait kasus dugaan pemukulan Ronald A Sinaga atau Bro Ron (Kompas.com/ACHMAD NASRUDIN YAHYA/KOMPAS.com) 

Ringkasan Berita:
  • Polisi tangkap dua pria pelaku pemukulan Waketum PSI Bro Ron di Menteng.
  • Video aksi pemukulan viral usai diunggah oleh Waket Komisi III DPR Ahmad Sahroni.
  • Pelaku mengklaim Bro Ron lebih dulu melontarkan makian rasis dan memukul.
  • Bro Ron membantah keras tuduhan rasis dan menyebut masalahnya soal audiensi kantor.
  • Kedua belah pihak saling buat laporan polisi, Bro Ron telah menjalani visum.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Kasus dugaan pemukulan yang melibatkan Wakil Ketua Umum PSI, Ronald A Sinaga atau Bro Ron, di kawasan Menteng, Jakarta Pusat sempat viral dan kini jadi perhatian. 

Terkait dugaan pemukulan Bro Ron, Polisi telah mengamankan dua pria.

Sementara itu, ada dua versi kronologi terkait dugaan pemukulan Bro Ron tersebut dari kedua belah pihak.

Kedua belah pihak mengaku menjadi korban dalam kasus dugaan pemukulan ini.

Baca juga: Profil Bro Ron atau Ronald A Sinaga, Ditantang Kaesang, Jadi Pendaftar Pertama Calon Ketua Umum PSI

Jadi Korban Sebelum Insiden

Ical, pria yang disebut sebagai terduga pelaku, mengklaim dirinya justru lebih dulu menjadi korban sebelum insiden terjadi.

Dalam pengakuannya melalui video Rani Stones Sanjaya, Ical menyebut tidak mengetahui persoalan yang berlangsung saat datang ke kantor firma hukum di kawasan Cikini.

Namun, situasi berubah ketika Bro Ron tiba.

Menurut Ical, Waketum PSI tersebut langsung melontarkan kata-kata kasar dan bernada rasis.

"Dia (Bro Ron) datang langsung ngoceh-ngoceh, ngomong-ngomonog, maki-maki saya, nah maki-maki plus dia rasis ditambah tonjok di ulu hati saya," ujar Ical seperti dikutip dari video Bang Rani Stones via akun Misstweet di X, Selasa (5/5/2026).

Ical menegaskan tidak ada cekcok sebelumnya dan dirinya tidak memiliki hubungan dengan Ronald.

Ia mengaku telah melakukan visum serta melaporkan balik dugaan pemukulan ke pihak kepolisian.

Rekan Ical, Andi, juga mengakui melakukan pemukulan terhadap Bro Ron.

Ia menyebut tindakannya dipicu emosi setelah mendengar dugaan hinaan terhadap Ical.

"Saya akui saya salah pukul dia, tapi saya enggak terima orang tua saya dihina, dimaki terus kata-kata kasar dan rasis keluar dari mulutnya.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved