Iran Vs Amerika Memanas
Diam-diam Jerman 'Bantu' Iran Lawan AS-Israel, China Jadi Perantara Pembuatan Drone Shahed
Diam-diam Jerman punya andil membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat (AS)-Israel.
TRIBUNKALTIM.CO - Diam-diam Jerman punya andil membantu Iran dalam perang melawan Amerika Serikat (AS)-Israel.
Melalui perantara China, Jerman dituding memasok komponen utama pembuatan drone tempur, Shahed, yang digunakan Iran.
Temuan ini mencuat di tengah meningkatnya ketegangan konflik di kawasan.
Baca juga: Bantah Serang Fujairah, Iran Ancam Bikin Emirat Arab Menyesal Jika Jadi Basis Serangan AS -Israel
Laporan tersebut mengungkap, pada Selasa (5/4/2026), perusahaan China bernama Xiamen Victory Technology mengirimkan email penawaran kepada pihak terkait di Iran.
Dalam email itu, mereka menawarkan mesin buatan Jerman, Limbach L550, yang diketahui menjadi komponen vital dalam drone serang satu arah Shahed-136.
Dalam pesan tersebut, perusahaan bahkan menyatakan simpati terhadap Iran dengan kalimat, “Kami sangat terkejut dan marah atas agresi terhadap Iran, dan hati kami bersama Anda.”
Mesin Limbach L550 dikenal sebagai salah satu komponen inti dalam pengoperasian drone Shahed-136.
Baca juga: Respons Donald Trump saat Ditanya Bagaimana Jika Timnas Iran Juara Piala Dunia 2026
Drone ini telah menjadi perhatian dunia karena efektivitasnya dalam berbagai konflik modern.
Menurut peneliti dari Wisconsin Project on Nuclear Arms Control, John Caves, langkah perusahaan China tersebut dinilai cukup terbuka.
“Mereka secara aktif mencoba menjual mesin Limbach L550 ke Iran, dan melakukannya dengan cukup terang-terangan,” ujarnya.
Namun, pihak perusahaan melalui perwakilannya yang mengaku bernama Kristoff Chen membantah telah melakukan ekspor ke Iran atau Rusia.
Baca juga: Donald Trump dan Xi Jinping akan Bertemu di Beijing, Bakal Bahas Konflik AS-Iran
Ia menyebut email tersebut dibuat menggunakan kecerdasan buatan untuk menjangkau calon klien internasional.
Rantai Pasok “Dual-Use”
Sementara itu, data bea cukai China menunjukkan adanya pengiriman ratusan kontainer berisi barang “dual-use” ke Iran dan Rusia.
Barang jenis ini dapat digunakan untuk kebutuhan sipil maupun militer.
Baca juga: AS Siap Operasi Tempur Besar-besaran, Tegaskan Tak Cari Konflik dengan Iran di Selat Hormuz
Komponen yang dikirim mencakup, mesin, chip komputer, kabel serat optik dan giroskop
| Bantah Serang Fujairah, Iran Ancam Bikin Emirat Arab Menyesal Jika Jadi Basis Serangan AS -Israel |
|
|---|
| 20.000 Pelaut Terdampar di Selat Hormuz, Terancam Kekurangan Logistik dan Serangan |
|
|---|
| Donald Trump dan Xi Jinping akan Bertemu di Beijing, Bakal Bahas Konflik AS-Iran |
|
|---|
| AS Siap Operasi Tempur Besar-besaran, Tegaskan Tak Cari Konflik dengan Iran di Selat Hormuz |
|
|---|
| Iran Tuduh Amerika Serikat Tewaskan 5 Warga Sipil di Selat Hormuz, Picu Risiko Perang Terbuka |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260507_Drone-Shahed.jpg)