Iran Vs Amerika Memanas
Mojtaba Khamenei Minta Perang Dilanjutkan, Perintahkan Militer Iran Siaga Tempur
Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengeluarkan arahan tegas untuk melanjutkan operasi militer
TRIBUNKALTIM.CO, TEHERAN – Eskalasi ketegangan di Timur Tengah kian memanas setelah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, dilaporkan mengeluarkan arahan tegas untuk melanjutkan operasi militer terhadap Amerika Serikat dan sekutunya.
Media pemerintah Iran pada Minggu (10/5/2026) melaporkan bahwa Mojtaba Khamenei baru saja menggelar pertemuan strategis dengan Kepala Komando Pusat Militer Iran, Ali Abdollahi.
Dalam pertemuan tersebut, Khamenei memberikan instruksi langsung untuk memperkuat intensitas operasi dalam menghadapi kekuatan "musuh" di kawasan.
Televisi pemerintah Iran menyebutkan bahwa Khamenei telah memberikan “arahan dan panduan baru guna menjamin keberlanjutan operasi militer.”
Baca juga: Konflik Teluk Memanas, Iran Berhenti Menahan Diri, Ancam Serang Balik Pangkalan AS
Meski demikian, otoritas Teheran belum merinci secara detail bentuk operasi atau target spesifik yang dimaksud.
Menepis Rumor dan Memperkuat Otoritas
Pertemuan ini menjadi sorotan dunia internasional, mengingat Mojtaba Khamenei jarang tampil di depan publik sejak menggantikan ayahnya sebagai Pemimpin Tertinggi.
Kehadirannya secara mendadak ini seolah mematahkan spekulasi mengenai kondisi kesehatannya yang sempat dikabarkan memburuk atau terluka akibat serangan udara beberapa waktu lalu.
Sebelumnya, Presiden Iran Masoud Pezeshkian juga dilaporkan telah menghadap Mojtaba untuk melaporkan situasi keamanan nasional yang terus memburuk akibat konflik terbuka di Asia Barat.
Baca juga: Iran Ungkap Kondisi Mojtaba Khamenei untuk Pertama Kali, Luka-luka Akibat Serangan AS-Israel
Sinyal perang yang dilontarkan Teheran bertepatan dengan serentetan serangan drone misterius yang mengguncang kawasan Teluk:
- Uni Emirat Arab (UEA): Mengklaim berhasil mencegat dua unit drone yang diduga diluncurkan dari wilayah Iran.
- Kuwait: Melaporkan deteksi pesawat tak berawak (UAV) bermusuhan yang memasuki wilayah kedaulatan udaranya.
- Qatar: Sebuah kapal kargo berbendera Amerika Serikat dilaporkan dihantam proyektil tak dikenal di dekat Doha. Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) mengonfirmasi adanya kebakaran di atas kapal tersebut.
Ketegangan kini kembali berpusat di Selat Hormuz, jalur distribusi minyak paling vital di dunia.
Jika eskalasi militer terus berlanjut sesuai arahan Mojtaba Khamenei, para pengamat khawatir akan terjadi gangguan besar pada pasokan energi global yang dapat memicu krisis ekonomi dunia.
Dunia kini menanti bagaimana Amerika Serikat dan sekutunya merespons instruksi tempur terbaru dari pemimpin tertinggi Iran tersebut, yang kian memperkecil ruang bagi jalur diplomasi.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei Keluarkan Perintah Baru: Lanjutkan Perang Lawan AS
| Konflik Teluk Memanas, Iran Berhenti Menahan Diri, Ancam Serang Balik Pangkalan AS |
|
|---|
| Iran Ungkap Kondisi Mojtaba Khamenei untuk Pertama Kali, Luka-luka Akibat Serangan AS-Israel |
|
|---|
| Qatar dan Negara-negara Teluk Mulai Khawatir dengan Amarah Iran, Pertanyakan Kerja Sama dengan AS |
|
|---|
| Iran Ungkap Luka Mojtaba Khamenei usai Serangan AS-Israel, Istri Disebut Tewas |
|
|---|
| Rencana Khusus Iran untuk Selat Hormuz, Kapal yang Melintas Wajib Bayar dan Serahkan Dokumen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260430_iran.jpg)