Rabu, 13 Mei 2026

Bantuan Sosial

Cara Cek Penerima Bansos BPNT dan PKH Mei 2006 lewat HP, Cukup Pakai NIK KTP

Cara cek penerima bansos BPNT dan PKH Mei 2006 lewat HP, cukup pakai NIK KTP.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Tangkapan layar oleh Kompas.com/Mannisa Elfira
CEK BANSOS 2026 - Laman resmi DTSEN untuk cek bansos Kemensos. Berikut cara cek penerima bansos BPNT dan PKH Mei 2006 lewat HP, cukup pakai NIK KTP. (Tangkapan layar oleh Kompas.com/Mannisa Elfira) 

Ringkasan Berita:
  • Daftar penerima bansos dapat dicek lewat laman resmi Kemensos atau cekbansos.kemensos.go.id dengan NIK.
  • Cara cek bansos mudah, masukkan NIK, isi captcha, klik “Cari Data” untuk lihat status penerima.
  • Data penerima bersumber dari DTSEN, prioritas pada desil 1–4 (keluarga paling rentan).
  • Besaran bansos PKH antara Rp225.000 hingga Rp2.700.000 sesuai kategori, sedangkan BPNT Rp200.000/bulan.
  • Ada 475.821 KPM baru ditetapkan, menggantikan penerima lama yang tidak lagi memenuhi syarat.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Cara cek penerima bansos BPNT maupuan Program Keluarga Harapan (PKH) periode April-Juni 2026 dapat dilakukan melalui laman resmi Kementerian Sosial (Kemensos).

Untuk mengetahui penerima bansos melalui laman cekbansos.kemensos.go.id cukup dengan menggunakan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Di bulan Mei 2026, pencairan bansos tahap April-Juni menjadi perhatian masyarakat, termasuk penerima BPNT dan PKH.

Publik menantikan jadwal pencairan bansos BPNT dan PKH tahap 2 2026.

Baca juga: Apakah PKH Sudah Cair Hari Ini? Info Terkini Penyaluran Bansos Tahap 2 2026, Cek Juga Info BLT BPNT

Cara Cek Bansos BPNT dan PKH Lewat HP

Berikut langkah pengecekan bansos secara online seperti dikutip TribunKaltim.co dari kompas.tv:

  • Buka laman cekbansos.kemensos.go.id
  • Masukkan NIK 16 digit sesuai KTP
  • Ketik huruf kode captcha yang muncul di layar
  • Jika kode tidak terbaca, klik ikon refresh
  • Klik tombol "Cari Data"

Sistem kemudian menampilkan status penerima manfaat bansos berdasarkan data yang tercatat.

Data Penerima Mengacu DTSEN

Kemensos menyebut data penerima bansos bersumber dari Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam sistem tersebut, masyarakat dibagi ke dalam 10 desil berdasarkan kondisi sosial dan ekonomi keluarga, mulai dari pekerjaan, pendidikan, kondisi rumah, daya listrik, hingga kepemilikan aset.

Desil 1 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan 10 persen terbawah, sedangkan desil 10 merupakan kelompok dengan tingkat kesejahteraan tertinggi.

Desil 1 hingga 4 menjadi prioritas penerima bansos PKH dan BPNT. Sementara desil 5 masih dapat menjadi peserta Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI-JK).

Kemensos menyebut status desil dapat berubah sesuai kondisi masyarakat dan bisa diperbarui melalui desa, kelurahan, dinas sosial, maupun aplikasi cek bansos.

Besaran Bansos PKH dan BPNT

Bansos PKH disalurkan setiap tiga bulan dengan rincian:

  • Ibu hamil atau nifas: Rp750.000
  • Anak usia 0-6 tahun: Rp750.000
  • Anak SD sederajat: Rp225.000
  • Anak SMP sederajat: Rp375.000
  • Anak SMA sederajat: Rp500.000
  • Lansia: Rp600.000
  • Penyandang disabilitas berat: Rp600.000
  • Korban pelanggaran HAM berat: Rp2.700.000

Sementara BPNT diberikan Rp200.000 per bulan atau Rp600.000 setiap tiga bulan.

Ada  475.821 Penerima Baru Bansos PKH dan Sembako

Data terbaru Kementerian Sosial (Kemensos) menetapkan sebanyak 475.821 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) baru sebagai penerima bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan sembako untuk penyaluran triwulan II.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved