Sabtu, 16 Mei 2026

Berita Ekbis Terkini

Update Harga BBM Pertamina Hari Ini 15 Mei 2026, Cek Tarif Pertamax, Dexlite hingga Solar

Harga BBM Pertamina per 15 Mei 2026 masih bertahan meski rupiah tembus Rp17.505 per dolar AS, publik mulai khawatir ada kenaikan baru.

Tayang:
Editor: Heriani AM
TRIBUNKALTIM.CO/ZAINUL/Zainul
HARGA BBM - Ilustrasi suasana di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Jalan MT Haryono, Kota Balikpapan, Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim), Sabtu (18/4/2026). Harga BBM Pertamina per 15 Mei 2026 masih bertahan meski rupiah tembus Rp17.505 per dolar AS, publik mulai khawatir ada kenaikan baru. 

Sulawesi Utara, Gorontalo, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat:

Pertamax: Rp 12.600
Pertamax Pertashop: 12.500
Pertamax Turbo: Rp 20.750
Dexlite: Rp 26.600
Pertamina Dex: Rp 28.500

Maluku dan Maluku Utara:

Pertamax: Rp 12.600
Pertamax Pertashop: 12.500
Dexlite: Rp 26.600

Papua:

Pertamax: Rp 12.600
Pertamax Pertashop: 12.500
Dexlite: Rp 26.600
Pertamax Turbo: Rp 20.750

Papua Barat dan Papua Barat Daya:

Pertamax: Rp 12.600
Pertamax Pertashop: 12.500
Dexlite: Rp 26.600
Pertamina Dex: Rp 28.500

Papua Selatan, Papua Tengah, Papua Pegunungan:

Pertamax: Rp 12.600
Pertamax Pertashop: 12.500
Dexlite: Rp 26.600 

Catatan:

  • Harga dapat berbeda di wilayah lain seperti Papua (Pertalite Rp10.000, Pertamax Rp12.600, Dexlite Rp26.600).
  • Update harga ini berlaku mulai 4 Mei 2026 dan masih bertahan hingga 1 Mei 2026.
  • Pastikan mengecek aplikasi MyPertamina atau SPBU terdekat untuk harga paling akurat.

Itulah harga terbaru BBM hari ini, semoga membantu!

Baca juga: Harga BBM Pertamina Hari Ini 14 Mei 2026 di Saat Kurs Rupiah Melemah dan Harga Minyak Melonjak

Dampak Kurs Rupiah Terhadap Harga BBM

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia disebut masih membahas dampak pelemahan kurs rupiah terhadap harga BBM dan subsidi energi bersama jajaran kementerian terkait.

“Kebetulan Pak Menteri (ESDM) bersama jajaran menteri lain sedang merapatkan hal tersebut, jadi kita tunggu,” ujar Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi (Dirjen Migas) Kementerian ESDM Laode Sulaeman ketika ditemui di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Rabu (13/4/2026).

Menurut Laode, pemerintah hingga kini masih memantau perkembangan pasar sebelum mengambil keputusan terkait kemungkinan penyesuaian harga BBM berikutnya.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved