Senin, 18 Mei 2026

Pendidikan

Pendaftaran UM-PTKIN 2026 Masih Dibuka, Syarat dan 59 Pilihan Kampus, Ada UINSI Samarinda!

Salah satu kampus yang menjadi perhatian calon mahasiswa di wilayah Kalimantan Timur adalah UIN Sultan Aji Muhammad Idris atau UINSI Samarinda.

Tayang:
HO
UM PTKIN 2026 - Salah satu gedung belajar mengajar yang ada di Kampus UINSI Samarinda, Kalimantan Timur. HO 

Ringkasan Berita:
  • Pendaftaran UM-PTKIN 2026 resmi dibuka sejak 13 April hingga 30 Mei 2026 melalui laman um.ptkin.ac.id untuk lulusan SMA, MA, SMK sederajat yang ingin masuk kampus Islam negeri termasuk UINSI Samarinda di Kalimantan Timur
  • Seleksi UM-PTKIN 2026 menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE) berbasis komputer dengan materi ujian meliputi penalaran akademik, matematika, literasi bahasa, hingga literasi ajaran Islam
  • UINSI Samarinda menjadi salah satu dari 59 kampus PTKIN peserta UM-PTKIN 2026

TRIBUNKALTIM.CO - Kesempatan melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi keagamaan Islam negeri kembali terbuka melalui jalur Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri atau UM-PTKIN 2026.

Jalur seleksi nasional ini menjadi salah satu pilihan utama bagi lulusan SMA sederajat yang ingin menempuh pendidikan di kampus Islam negeri seperti UIN, IAIN, hingga STAIN di bawah naungan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pendaftaran UM-PTKIN 2026 resmi dibuka sejak 13 April 2026 dan akan berlangsung hingga 30 Mei 2026.

Seluruh proses dilakukan secara daring melalui laman resmi um.ptkin.ac.id sehingga peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk Kalimantan Timur, dapat mengakses pendaftaran dengan lebih mudah dan praktis.

Salah satu kampus yang menjadi perhatian calon mahasiswa di wilayah Kalimantan Timur adalah UIN Sultan Aji Muhammad Idris atau UINSI Samarinda.

Kampus yang berada di Kota Samarinda tersebut kembali membuka kesempatan bagi peserta UM-PTKIN 2026 untuk mendaftar di berbagai program studi berbasis keislaman maupun umum yang terus berkembang setiap tahunnya.

Baca juga: Pendaftaran SMMPTN Universitas Mulawarman 2026 Sampai Kapan? Ini Biaya, Jadwal dan Materi Ujian

Dalam pelaksanaannya, UM-PTKIN menggunakan sistem ujian berbasis komputer melalui Sistem Seleksi Elektronik (SSE).

Sistem ini memungkinkan peserta mengerjakan soal secara digital menggunakan komputer atau laptop di lokasi ujian yang telah ditentukan.

Selain lebih efisien, metode ini juga dinilai mampu meningkatkan transparansi dan akurasi hasil seleksi nasional perguruan tinggi keagamaan Islam negeri.

Dalam seleksi ini, peserta akan mengikuti ujian menggunakan Sistem Seleksi Elektronik (SSE). SSE adalah aplikasi ujian berbasis komputer yang digunakan untuk mengerjakan soal secara digital melalui PC atau laptop di lokasi ujian.

Sistem ini dirancang untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi seleksi, sekaligus meminimalkan kesalahan dalam proses penilaian. Dengan metode ini, hasil ujian dapat diproses secara lebih cepat dan akurat dibandingkan sistem manual.

Syarat Peserta UM-PTKIN 2026

Seleksi UM-PTKIN 2026 terbuka bagi lulusan SMA, MA, SMK, MAK, maupun satuan pendidikan sederajat lainnya. Peserta yang dapat mengikuti seleksi ini adalah lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026.

Untuk lulusan tahun 2024 dan 2025, peserta wajib memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).

Sementara itu, bagi lulusan tahun 2026, cukup melampirkan salah satu dokumen seperti SKL, pengumuman kelulusan, KTP, atau kartu siswa.

Selain itu, peserta juga diwajibkan memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), alamat email aktif, serta nomor WhatsApp yang dapat dihubungi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved