Berita Internasional Terkini
PM Benjamin Netanyahu Akui Pasukan Israel Hentikan Relawan Global Sumud Flotilla
PM Benjamin Netanyahu akui tentara Israel hentikan relawan Global Sumud Flotilla. Netanyahu menuding Global Sumud Flotilla membawa misi berbahaya.
Ringkasan Berita:
- Israel intersep armada Global Sumud Flotilla di perairan internasional menuju Gaza.
- Netanyahu sebut misi itu upaya terobos blokade Israel terhadap Gaza.
- Armada Global Sumud Flotilla bawa bantuan medis dari Turki untuk atasi krisis kemanusiaan di Gaza.
- Pasukan Israel naiki kapal, aktivis klaim misi damai dan bukan provokasi.
- Lima WNI termasuk jurnalis dan relawan ditangkap, Kemlu RI desak pembebasan.
TRIBUNKALTIM.CO - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengakui pasukan komando laut Israel berhasil menghentikan kapal-kapal bantuan kemanusiaan Global Sumud Flotilla yang hendak menuju Gaza, Palestina.
Dilansir dari Xinhua dalam pernyataannya Senin (19/5/2026), PM Israel, Benjamin Netanyahu menyebut armada Global Sumud Flotilla berupaya menerobos blokade laut yang diberlakukan Israel terhadap Gaza.
Diketahui sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam Global Sumud Flotilla ikut ditahan tentara Israel.
Dalam akun Telegram resminya, Benjamin Netanyahu menuliskan, “Kami menghentikan Flotilla (Global Sumud Flotilla,-red) yang menuju teroris di Gaza.”
Baca juga: Relawan yang Selamat dari Tentara Israel Ungkap Situasi Mencekam, dari Malam Ada Pergerakan Drone
Israel mulai mengintersepsi kapal-kapal tersebut pada Senin pagi di perairan internasional, sekitar 250 mil laut dari pesisir Gaza.
Informasi itu disampaikan pihak Global Sumud Flotilla.
Armada kemanusiaan itu sebelumnya berlayar dari pesisir Marmaris, Turki, pada Kamis lalu.
Lebih dari 50 kapal ikut dalam misi tersebut dengan membawa aktivis serta tenaga medis dalam upaya ketiga menembus blokade Israel dan menyalurkan bantuan untuk warga Palestina di Gaza.
Netanyahu Pantau Operasi dari Tel Aviv
Netanyahu juga merilis rekaman video yang memperlihatkan dirinya berbicara dengan komandan pasukan komando laut Israel saat operasi penyergapan berlangsung.
Dalam video tersebut, Netanyahu tampak memantau langsung operasi dari markas militer di Tel Aviv dan memerintahkan pasukan untuk melanjutkan operasi.
“Lanjutkan sampai selesai,” kata Netanyahu kepada komandan pasukan.
Ia menuding Flotilla tersebut sebagai “rencana berbahaya” untuk menghancurkan isolasi yang diterapkan Israel terhadap kelompok Hamas di Gaza.
Aktivis Minta Jalur Aman
Sementara itu, pihak Global Sumud Flotilla melalui akun X menyebut kapal-kapal mereka tengah diintersep dan dinaiki pasukan Israel di siang hari.
“Kapal militer saat ini sedang mengintersepsi armada kami dan pasukan Israel menaiki kapal pertama kami di siang bolong,” tulis mereka.
| Relawan yang Selamat dari Tentara Israel Ungkap Situasi Mencekam, dari Malam Ada Pergerakan Drone |
|
|---|
| Jurnalis dan Relawan Indonesia Ditawan Israel, GPCI: Ada 11 Kapal yang Ditahan IDF |
|
|---|
| Delegasi AS Buang Semua Barang dari China Usai Kunjungan Donald Trump ke Beijing |
|
|---|
| Myanmar Protes karena Merasa Dikucilkan di ASEAN, Sikap Indonesia, Malaysia hingga Thailand |
|
|---|
| Publik Curiga Agenda AS soal Nuklir, Donald Trump Ketahuan Angkut 13,5 Kg Uranium dari Venezuela |
|
|---|