Kamis, 21 Mei 2026

Berita Nasional Terkini

Prabowo Targetkan Dolar Rp 16.800-17.500 dan Ekonomi Tumbuh hingga 6,5 Persen di 2027

Presiden Prabowo menyebut bahwa pemerintah menargetkan kurs rupiah terhadap dollar AS tetap berada dalam rentang Rp 16.800-Rp 17.500 per dollar AS

Tayang:
Tangkapan layar YouTube Kompas TV
PIDATO PRABOWO - Presiden Prabowo Subianto berpidato menyampaikan KEM dan PPKF RAPBN 2027 di Rapat Paripurna DPR, Rabu (20/5/2026).(YouTube.com/KOMPAS TV) 

Ringkasan Berita:
  • Presiden Prabowo Subianto menargetkan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada di kisaran Rp 16.800 hingga Rp 17.500 pada 2027
  • Pemerintah juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5,8 persen hingga 6,5 persen pada 2027 dengan inflasi tetap terkendali di kisaran 1,5 persen-3,5 persen
  • Dalam pidato di sidang paripurna DPR RI di Jakarta, Prabowo menegaskan APBN menjadi instrumen utama untuk menjaga stabilitas ekonomi, kesejahteraan rakyat, hingga penguatan fondasi nasional.

TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah mulai menyusun arah kebijakan ekonomi Indonesia untuk tahun 2027 dengan menempatkan stabilitas nilai tukar rupiah sebagai salah satu prioritas utama.

Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa pemerintah menargetkan kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat tetap berada dalam rentang Rp 16.800 hingga Rp 17.500 per dollar AS.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menyampaikan pidato dalam sidang paripurna DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/5/2026). 

Dalam kesempatan itu, Presiden Prabowo memaparkan Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal atau KEM PPKF 2027.

KEM PPKF sendiri merupakan dokumen strategis pemerintah yang berisi arah kebijakan ekonomi makro dan kebijakan fiskal negara untuk tahun anggaran berikutnya. Dokumen ini menjadi dasar penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara atau APBN.

Baca juga: Pentagon dapat Persetujuan Prabowo, Amerika Jadikan Bandara Kertajati Sebagai Pangkalan di Asia

Di tengah dinamika ekonomi dunia yang masih dibayangi ketidakpastian geopolitik, fluktuasi harga energi global, hingga tekanan pasar keuangan internasional, pemerintah menilai stabilitas rupiah menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional.

Dalam pidatonya, Prabowo menekankan bahwa strategi fiskal dan moneter harus mampu menjaga kestabilan mata uang Indonesia terhadap mata uang global.

“Nilai tukar rupiah terhadap dollar AS berada pada rentang Rp 16.800 rupiah hingga Rp 17.500, strategi fiskal dan moneter kita haruslah strategi yang mampu untuk menjaga nilai tukar kita tetap stabil terhadap mata uang dunia,” ucap Prabowo.

Pernyataan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa pemerintah akan terus mengupayakan koordinasi kebijakan ekonomi antara sektor fiskal dan moneter agar gejolak eksternal tidak terlalu berdampak terhadap perekonomian nasional.

Stabilitas Rupiah Jadi Fokus Pemerintah

Nilai tukar rupiah merupakan salah satu indikator penting dalam ekonomi suatu negara. Pergerakan kurs memengaruhi banyak sektor, mulai dari perdagangan internasional, harga barang impor, investasi, hingga daya beli masyarakat.

Ketika rupiah melemah terlalu dalam terhadap dollar AS, harga barang impor dapat meningkat sehingga memicu inflasi atau kenaikan harga barang dan jasa secara umum. Sebaliknya, stabilitas kurs dinilai penting untuk menjaga kepastian usaha dan iklim investasi.

Karena itu, pemerintah memasukkan target stabilitas rupiah sebagai salah satu asumsi dasar ekonomi makro dalam rancangan kebijakan fiskal 2027.

Selain menjaga stabilitas kurs, pemerintah juga menargetkan inflasi tetap terkendali pada kisaran 1,5 persen hingga 3,5 persen.

Inflasi sendiri merupakan kondisi kenaikan harga barang dan jasa secara umum dalam periode tertentu. Tingkat inflasi yang terkendali dianggap penting agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

APBN Disebut Sebagai Instrumen Perjuangan Bangsa

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved