Berita Nasional Terkini
Daftar Wilayah Terdampak Blackout Sumatera, Aceh Padam Lebih dari 10 Jam
Pemadaman listrik massal atau blackout masih melanda sejumlah wilayah di Sumatera hingga Sabtu (23/5/2026) pagi.
Ringkasan Berita:
TRIBUNKALTIM.CO - Pemadaman listrik massal atau blackout masih melanda sejumlah wilayah di Sumatera hingga Sabtu (23/5/2026) pagi.
Gangguan sistem kelistrikan yang terjadi sejak Jumat malam itu berdampak luas mulai dari Aceh, Sumatera Utara, Riau, hingga Sumatera Barat dan membuat aktivitas masyarakat terganggu.
Di Aceh, pemadaman listrik berlangsung lebih dari 10 jam di beberapa daerah.
Kondisi tersebut menyebabkan rumah warga gelap total, jaringan internet terganggu, hingga aktivitas usaha dan layanan masyarakat ikut tersendat akibat pasokan listrik belum sepenuhnya pulih.
Baca juga: Listrik Padam Massal di Sumatera, PLN Bongkar Penyebab Awal Gangguan Sistem
Aceh Padam 10 Jam, 17 Gardu Induk Sudah Pulih
PT PLN (Persero) menyebut gangguan dipicu masalah pada jaringan transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi akibat cuaca ekstrem.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Aceh, Lukman Hakim, mengatakan proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap.
“PLN terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan pascagangguan transmisi 275 kV Muara Bungo-Sungai Rumbai akibat cuaca ekstrem yang menyebabkan sebagian wilayah Sumatra terdampak,” ujarnya, Sabtu (23/5/2026).
Hingga pukul 05.00 WIB, sebanyak 17 dari total 21 gardu induk terdampak di Aceh telah berhasil dipulihkan.
Meski demikian, pemadaman berkepanjangan sempat membuat warga kesulitan beraktivitas.
Sejumlah rumah gelap total, jaringan internet terganggu, hingga aktivitas usaha terhambat akibat listrik belum kunjung normal.
Baca juga: Pemerintah Desa Desak PLN Atasi Penurunan Listrik di Pasar Belengkong Paser, Ganggu Ekonomi
Medan dan Sekitarnya Masih Gelap
Di Medan, pemadaman masih terjadi di sejumlah kawasan hingga Sabtu pagi.
Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara, Darma Saputra, mengatakan hingga pukul 07.00 WIB sebanyak 173 penyulang dari total 540 penyulang terdampak telah dipulihkan.
Namun, banyak wilayah masih mengalami gangguan listrik, di antaranya:
- Medan Teladan
- Medan Baru
- Tembung Pasar 3 hingga Pasar 7
- Medan Sunggal
- Medan Marelan
- Medan Deli
- Jalan Sei Padang
- Sebagian Medan Petisah
- Medan Amplas
- Medan Area
- Medan Halat
Selain Kota Medan, pemadaman juga dirasakan di kawasan Perbaungan dan sekitarnya.
Warga mulai mengeluhkan kesulitan air bersih karena pompa air rumah tangga tidak dapat digunakan akibat listrik padam.
“Iya sudah mulai kehabisan air. Karena hampir setiap rumah di sini pakai sanyo,” ujar Lili, warga Medan Halat.
Baca juga: Keluhan Warga Perbatasan Berau Menggema di DPRD, Sekolah hingga Listrik Jadi Sorotan
Riau Blackout Lagi, Warga Kesal
Di Riau, listrik yang sempat menyala setelah blackout Jumat malam kembali padam pada Sabtu dini hari.
Warga mengaku frustrasi karena pemadaman terjadi berulang dan mengganggu aktivitas sehari-hari.
“Pas bangun jam lima subuh terasa panas, lampu mati lagi. Saya kira token habis, ternyata listrik padam,” kata Yanti (37), warga Kabupaten Kampar.
Selain aktivitas rumah tangga terganggu, dagangan warga juga terancam rusak akibat lemari pendingin tidak berfungsi.
“Es krim sudah mulai mencair, makanya saya tutup pakai kardus. Kulkas juga sudah keluar air,” keluhnya.
Gangguan jaringan internet dan komunikasi juga mulai dirasakan masyarakat di sejumlah wilayah Pekanbaru.
175 Penyulang di Sumbar Masih Padam
Sementara itu di Sumatera Barat, PLN menyebut seluruh gardu induk sudah kembali menyala. Namun, hingga Sabtu pagi masih ada 175 penyulang listrik yang belum pulih dari total 394 penyulang.
General Manager PLN UID Sumbar, Ajrun Karim, mengatakan sekitar 40 persen wilayah Sumbar masih belum mendapatkan pasokan listrik maksimal.
Wilayah terdampak tersebar di:
- Kota Padang
- Padang Pariaman
- Pesisir Selatan
- Tanah Datar
- Pasaman
- Pasaman Barat
- Lima Puluh Kota
- Payakumbuh
- Padang Panjang
- Solok
- Solok Selatan
- Sijunjung
- Dharmasraya
Blackout juga menyebabkan lampu lalu lintas mati total di sejumlah persimpangan di Padang sehingga arus kendaraan sempat semrawut.
Sejumlah warga bersama polisi turun langsung mengatur lalu lintas secara sukarela demi menghindari kemacetan dan kecelakaan.
Dirut PLN Ungkap Penyebab Awal Blackout
Direktur Utama Darmawan Prasodjo mengungkapkan indikasi awal blackout massal di Sumatera berasal dari gangguan cuaca ekstrem di jalur transmisi 275 kV Muara Bungo–Sungai Rumbai di Jambi.
Gangguan tersebut membuat sistem transmisi keluar dari jaringan utama dan memicu efek domino pada pembangkit listrik di berbagai daerah.
Akibatnya terjadi ketidakseimbangan suplai dan beban listrik, sehingga sejumlah pembangkit otomatis lepas dari sistem untuk melindungi peralatan.
“Dan ini adalah gangguan kelistrikan yang cukup luas di wilayah Sumatera. Kami betul-betul memahami bahwa listrik adalah kebutuhan utama masyarakat,” kata Darmawan.
PLN mengklaim proses pemulihan terus dilakukan secara bertahap hingga seluruh wilayah terdampak kembali normal sepenuhnya. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Daftar Wilayah Terdampak Blackout Massal di Sumatera: Listrik Masih Padam di Aceh hingga Medan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260522_listrik-padam-massal-sumatera.jpg)