Sabtu, 30 Mei 2026

Berita Internasional Terkini

Daftar 3 Peringatan di Tanggal 29 Mei, Ada Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB

Berikut daftar tiga peringatan penting di tanggal 29 Mei. Ada Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB hingga Hari Kesehatan Pencernaan Dunia.

Tayang:
Editor: Amalia Husnul A
Grafis Tribun Kaltim/Canva
TANGGAL 29 MEI - Ilustrasi kalender 29 Mei. Berikut daftar tiga peringatan penting di tanggal 29 Mei. Ada Hari Internasional Penjaga Perdamaian PBB hingga Hari Kesehatan Pencernaan Dunia. (Grafis Tribun Kaltim/Canva) 

Penetapan tanggal 29 Mei dipilih untuk memperingati ulang tahun ke-45 organisasi tersebut yang berdiri pada 29 Mei 1958.

Melalui kampanye tahunan ini, WGO berupaya menyebarluaskan informasi mengenai berbagai penyakit saluran pencernaan, cara pencegahan, pentingnya pola makan sehat, serta akses terhadap layanan kesehatan yang memadai. 

Edukasi tersebut menjadi penting mengingat gangguan pencernaan merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami masyarakat di seluruh dunia.

Setiap tahun, peringatan ini mengangkat tema berbeda sesuai isu kesehatan yang sedang menjadi perhatian global. 

Tema-tema tersebut membahas berbagai topik, mulai dari kesehatan usus, pencegahan kanker kolorektal, hingga pentingnya mikrobioma usus dalam menjaga keseimbangan tubuh.

Melalui momentum ini, masyarakat diharapkan semakin memahami bahwa menjaga kesehatan pencernaan tidak hanya berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi, tetapi juga gaya hidup, aktivitas fisik, serta pemeriksaan kesehatan secara berkala.

3. Hari Gunung Everest (Mount Everest Day)

Peringatan lain yang jatuh pada 29 Mei adalah Hari Gunung Everest atau Mount Everest Day. 

Hari ini diperingati untuk mengenang keberhasilan pendakian pertama ke puncak gunung tertinggi di dunia yang dilakukan pada 29 Mei 1953.

Gunung Everest yang berada di Pegunungan Himalaya, tepat di perbatasan Nepal dan Tiongkok, memiliki ketinggian sekitar 8.849 meter di atas permukaan laut. 

Gunung ini dikenal dengan berbagai nama, seperti Sagarmatha di Nepal dan Qomolangma dalam bahasa Tibet.

Sebelum keberhasilan pendakian tahun 1953, berbagai ekspedisi telah dilakukan sejak dekade 1920-an. 

Namun medan yang ekstrem, cuaca yang sulit diprediksi, serta keterbatasan teknologi saat itu membuat banyak upaya berakhir tanpa mencapai puncak.

Sejarah akhirnya tercipta ketika pendaki asal Selandia Baru, Edmund Hillary, bersama pendaki Sherpa keturunan Nepal-India, Tenzing Norgay, berhasil mencapai puncak Everest pada pagi hari tanggal 29 Mei 1953. 

Keberhasilan tersebut menjadi salah satu pencapaian terbesar dalam sejarah eksplorasi manusia.

Sumber: Tribunnews
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved