Selasa, 2 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Jokowi Akan Keliling Indonesia Mulai Juni 2026, Pengamat: Bisa Perkuat PSI dan Posisi Gibran

Pengamat menyebut langkah Jokowi bisa memperkuat pengaruhnya, tetapi juga memunculkan lawan baru.

Tayang:
Editor: Heriani AM
TribunLampung.co.id/Deni Saputra
JOKOWI KELILING INDONESIA - Jokowi saat masih menjabat Presiden ketika berkunjung ke Pasar Pasir Gintung, Kota Bandar Lampung untuk meresmikan bangunan pasar senilai Rp 38 miliar, Senin (26/8/2024) lalu. Lampung dipilih menjadi tujuan pertama agenda Jokowi keliling Indonesia. 

Ringkasan Berita:
  • Safari nasional Jokowi mulai Juni 2026 memunculkan beragam spekulasi politik.
  • Pengamat menyebut langkah Jokowi bisa memperkuat pengaruhnya, tetapi juga memunculkan lawan baru.
  • Lampung menjadi tujuan pertama safari Jokowi yang disebut untuk memenuhi undangan masyarakat dan relawan.

 

TRIBUNKALTIM.CO - Mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berencana kembali aktif menyapa masyarakat melalui rangkaian kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia mulai akhir Juni 2026.

Agenda tersebut memunculkan beragam spekulasi politik, mulai dari upaya memperkuat pengaruh politik hingga menjaga kesinambungan kekuatan politik keluarganya menjelang kontestasi nasional mendatang.

Pengamat komunikasi politik Hendri Satrio menilai rencana safari nasional Jokowi tidak dapat dilepaskan dari berbagai tafsir yang berkembang di ruang publik.

Menurut dia, sebagian pihak mengaitkan langkah tersebut dengan upaya memperkuat posisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI), sementara yang lain melihatnya sebagai bentuk konsolidasi demokrasi maupun strategi politik jangka panjang.

Baca juga: Projo Siap Kawal Agenda Jokowi ke Berbagai Daerah di Indonesia, Budi Arie: Beliau Pemimpin Rakyat

Di sisi lain, Hendri menilai kemunculan kembali Jokowi di panggung politik nasional berpotensi mengubah peta hubungan antarelite politik.

Semakin sering Jokowi tampil di ruang publik, semakin besar pula perhatian para partai politik dan tokoh-tokoh nasional terhadap arah serta tujuan politik yang sedang dibangunnya.

Hendri menilai Jokowi boleh-boleh saja keliling Indonesia. Namun, tindakan Jokowi itu juga bisa menciptakan “musuh” bagi dia.

“Kenapa? Karena dengan dia muncul ke permukaan, orang jadi tahu bahwa Pak Jokowi sedang bersiap bertarung sehingga partai-partai politik, terutama ketum-ketum partai politik lain yang biasanya sowan menghadap Pak Jokowi, bisa jadi saat ini harus berpikir dua kali,” kata Hendri dalam siniar di kanal YouTube miliknya, Sabtu, (30/5/2026).

Hendri berkata jika para ketum partai tetap sowan kepada Jokowi, para kader akan mempertanyakan tindakan itu.

“Pastinya semua berhitung kekuatannya Pak Jokowi berapa. Kemudian, plus minusnya bagaimana membendung Pak Jokowi yang keliling-keliling itu. Itu semuanya dicatat oleh lawan-lawan politiknya. Mungkin sekarang lawan-lawan politiknya adalah lawan-lawan PSI itu,” ujarnya menjelaskan.

Baca juga: Usai Bertemu Kaesang, Mantan Kader PDIP Maluku dan Eks Deputi KSP Era Jokowi Gabung PSI

Dia mengatakan lawan-lawan politik Jokowi akan mencatat di mana saja kekuatan Jokowi yang akan keliling Indonesia.

Menurut Hendri, hingga saat ini Jokowi masih menjadi tokoh yang populer dan punya branding kuat.

Mengenai apakah rencana keliling Jokowi akan membuat hubungan Jokowi dan Prabowo retak, Hendri menyebut belum tentu juga. Bisa jadi rencana itu bertujuan agar Gibran tetap menjadi wakil Prabowo pada Pilpres 2029

“Maka salah satu agenda Pak Jokowi adalah menyukseskan, mengomunikasikan, mempromosikan program-program Pak Prabowo. Bisa jadi Pak Jokowi nanti saat keliling bicara tentang pentingnya MBG (Makan Bergizi Gratis) atau misalnya manfaat Koperasi Desa Merah Putih,” kata Hendri.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved