Berita Nasional Terkini
Ini Dampak Nyata yang Bisa Dirasakan Masyarakat Bila Rupiah Tembus Rp25.000 per Dolar
Rupiah diprediksi bisa tembus Rp25.000 per dolar AS pada akhir 2026. Apa dampaknya bagi masyarakat? Simak penjelasannya
Indonesia masih mengimpor berbagai kebutuhan, mulai dari bahan baku industri, obat-obatan, hingga produk elektronik.
Ketika dolar semakin mahal, biaya impor ikut meningkat.
Akibatnya, harga barang-barang yang menggunakan komponen impor berpotensi naik di pasar domestik.
2. Harga Pangan Bisa Semakin Mahal
Jika pelemahan rupiah terjadi bersamaan dengan gangguan produksi akibat El Nino, tekanan terhadap harga pangan bisa semakin besar.
Komoditas seperti beras, gandum, kedelai, gula, hingga pakan ternak berpotensi mengalami kenaikan harga yang kemudian berdampak pada daya beli masyarakat.
3. Biaya Pendidikan dan Wisata Luar Negeri Naik
Masyarakat yang memiliki rencana kuliah di luar negeri, umrah, haji khusus, atau perjalanan internasional akan menghadapi biaya yang lebih tinggi karena kebutuhan valuta asing meningkat.
4. Dunia Usaha Menghadapi Tekanan
Perusahaan yang bergantung pada bahan baku impor akan mengalami kenaikan biaya produksi.
Jika tidak mampu menyerap kenaikan biaya tersebut, perusahaan biasanya akan menyesuaikan harga jual produk kepada konsumen.
5. Cicilan Utang Valas Semakin Berat
Perusahaan maupun individu yang memiliki kewajiban pembayaran dalam dolar AS akan menghadapi beban yang lebih besar ketika rupiah melemah.
Kondisi ini dapat memengaruhi kesehatan keuangan pelaku usaha dan meningkatkan risiko gagal bayar.
Pemerintah Optimistis Rupiah Akan Menguat Kembali
Di sisi lain, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa memiliki pandangan yang lebih optimistis.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260528_rupiah_dollar-AS_kelas-menengah.jpg)