Kamis, 4 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

TNI AD Siap Terjun Garap Proyek 'Waste-to-Fuel' Ubah Sampah Jadi BBM

TNI AD siap terlibat dalam pengelolaan sampah menjadi bahan bakar minyak (BBM). TNI mengaku siap berkolaborasi dengan Pemda

Tayang:
TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU
TNI KELOLA SAMPAH - Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Letjen Maruli Simanjuntak saat berkunjung ke IKN. TNI AD menyatakan kesiapan penuh untuk terlibat langsung dalam program strategis nasional pengolahan gunungan sampah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) utama. TRIBUNKALTIM.CO/NITA RAHAYU 

TRIBUNKALTIM.CO - Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) menyatakan kesiapan penuh untuk terlibat langsung dalam program strategis nasional pengolahan gunungan sampah menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah Tempat Pembuangan Akhir (TPA) utama.

Komitmen tersebut dimatangkan dalam rapat koordinasi antara jajaran petinggi TNI AD, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat, serta para kepala daerah di Markas Besar Angkatan Darat (Mabesad), Jakarta, Kamis (4/6/2026).

Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan bahwa krisis lingkungan akibat tumpukan sampah sudah menjadi ancaman nyata yang penanganannya tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara konvensional.

Baca juga: Daftar 4 Purnawirawan hingga Perwira Tinggi TNI yang Jadi Pejabat BGN

“Permasalahan sampah merupakan isu yang harus ditangani secara bersama-sama. TNI AD siap mendukung berbagai upaya yang dilakukan pemerintah daerah melalui pendekatan kolaboratif, inovatif, dan berkelanjutan,” ujar Jenderal Maruli Simanjuntak, Kamis (4/6/2026).

Dalam pemaparannya, KSAD merinci sejumlah lokasi krusial yang disiapkan sebagai titik awal (pilot project) pengembangan teknologi waste-to-fuel ini.

Provinsi Jawa Barat memegang porsi terbesar mengingat status kedaruratan sampah di wilayah penyangga ibu kota dan Bandung Raya.

Berikut adalah daftar enam TPA di Indonesia yang dibidik untuk proyek kolaboratif ini:

Baca juga: 4 Anggota BAIS TNI Dituntut 2,5 Tahun Penjara dalam Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus

Bekasi: TPA Bantargebang & TPA Sumur Batu

Bogor: TPA Galuga

Bandung Barat: TPA Sarimukti

Semarang: TPA Jatibarang

Denpasar (Bali): TPA Suwung

Baca juga: 4 Anggota TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus Hari Ini Hadapi Tuntutan

Jenderal Maruli optimistis implementasi teknologi ini akan membawa dampak ganda (multiplier effect) yang masif bagi ketahanan nasional.

“Program tersebut diharapkan mampu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan nilai ekonomis dan mendukung ketahanan energi,” cetusnya.

Langkah TNI AD ini merupakan tindak lanjut dari cetak biru transformasi besar pengelolaan sampah nasional yang digagas pemerintah.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved