Kamis, 11 Juni 2026

Berita Nasional Terkini

Konflik Timur Tengah Memanas, Pertemuan Global ICANN87 Dialihkan ke Bali

Dampak konflik Timur Tengah, pertemuan tata kelola internet Global ICANN dialihkan dari Muscat, Oman ke Nusa Dua, Bali, Indonesia.

Tayang:
Editor: Sumarsono
TRIBUNKALTIM.CO/IST
DELEGASI INDONESIA - VP ICANN Asia Pacific, Samiran Gupta menerima delegasi Indonesia yang dipimpin Prof Hammam Riza (Pandi) dan Direktur Pengawasan Komdigi, Teguh Arifiyanto dan pengurus Pandi lainnya. 

TRIBUNKALTIM.CO, SEVILLE - Dampak konflik Timur Tengah, pertemuan tata kelola internet Global ICANN dialihkan ke Bali, Indonesia.

Situasi geopolitik yang kian memanas di kawasan Timur Tengah berdampak pada perubahan agenda internasional.

Pertemuan penting mengenai tata kelola internet global yang diprakarsai oleh Internet Corporation for Assigned Names and Numbers (ICANN), resmi dipindahkan dari Muscat, Oman, ke Nusa Dua, Bali, Indonesia.

Acara bertajuk ICANN87 Annual General Meeting (AGM) tersebut dijadwalkan berlangsung pada 17–22 Oktober 2026.

Keputusan pemindahan ini diambil lantaran eskalasi konflik di Timur Tengah yang melibatkan Iran, Amerika Serikat, dan Israel, serta sebagian besar negara Teluk, memicu kekhawatiran dari para calon peserta.

Guna menjaga antusiasme dan keamanan partisipan, ICANN memutuskan Bali sebagai lokasi pengganti yang dinilai lebih kondusif.

Baca juga: Sidang Uji Materi UU Telekomunikasi di MK, Hakim Konstitusi Soroti Kuota Internet Hangus

Keputusan Resmi di Sela ICANN86 Spanyol

Kepastian penunjukan Indonesia tersebut disepakati dalam pertemuan tertutup antara pejabat ICANN dengan delegasi Indonesia yang terdiri dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) serta Pengelola Nama Domain Indonesia (PANDI).

Pertemuan tersebut berlangsung di sela-sela pergelaran ICANN86 di Seville, Andalusia, Spanyol, pada Rabu (10/6).

Dalam pertemuan tersebut, tim ICANN dipimpin langsung oleh Vice President ICANN Samiran Gupta, didampingi oleh Stakeholder Engagement Manager Asia Pasifik Athena Foo dan Maya.

Sementara itu, delegasi Indonesia dipimpin oleh Ketua Dewan Pengawas PANDI Prof. Hammam Riza, Direktur Pengawasan Direktorat Pengawasan Ruang Digital (Wasdig) Kemenkomdigi Teguh Arifiyadi, serta Ketua PANDI Isnawan Aslam.

“Kami meminta kepada PANDI, khususnya di bawah kepengurusan yang baru, untuk segera bersiap dan bekerja sama dengan ICANN demi menyukseskan ICANN87 di Bali," ujar Samiran Gupta dalam pertemuan tersebut.

Hal tersebut langsung mendapat apresiasi dari Kementerian Komdigi.

“Kementerian Komunikasi dan Digital menyambut baik dan mengapresiasi kepercayaan internasional ini," kata Teguh Arifiyadi.

Baca juga: Tes Kompetensi Akademik Tingkat SD di PPU Dimulai, 2 Sekolah Masih Menumpang Jaringan Internet

Ia menambahkan, bahwa sekembalinya ke tanah air, ia akan segera melaporkan mandat ini kepada Menkomdigi Meutya Hafid dan Dirjen Wasdig Alexander Sabar.

"Penunjukan ini merupakan bentuk kepercayaan tinggi dari komunitas internasional terhadap Indonesia.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved