Makan Bergizi Gratis
Wacana Anak Orang Kaya tak Dapat MBG, Ini Alasan Pemerintah Evaluasi Penerima Program
Pemerintah mengevaluasi penerima MBG, dengan wacana anak dari keluarga mampu tidak lagi masuk daftar penerima.
Ringkasan Berita:
- Pemerintah mengevaluasi penerima MBG, dengan wacana anak dari keluarga mampu tidak lagi masuk daftar penerima.
- Kepala BGN Nanik S Deyang menyebut Prabowo merespons positif rencana penyesuaian sasaran program.
- Data penerima MBG akan dikaji ulang agar bantuan lebih tepat sasaran dan anggaran tetap efektif.
TRIBUNKALTIM.CO - Pemerintah tengah mengevaluasi kembali sasaran penerima Program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memastikan bantuan tersebut lebih tepat sasaran.
Salah satu opsi yang dibahas adalah mengecualikan anak dari keluarga mampu agar program prioritas nasional itu lebih fokus menjangkau kelompok yang membutuhkan.
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Nanik S Deyang menyampaikan wacana tersebut usai bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (11/6/2026).
Menurut dia, pemerintah sedang mengkaji ulang data penerima MBG sebagai bagian dari upaya meningkatkan efektivitas program.
Baca juga: Lagu MBG Mas Bahlil Ganteng Viral, Nama Bahlil Mulai Dikaitkan Pilpres 2029, Ini Respons Golkar
Nanik mengatakan Presiden Prabowo merespons positif rencana penyesuaian penerima manfaat tersebut.
Namun, keputusan final mengenai mekanisme dan kriteria penerima masih akan dibahas lebih lanjut melalui evaluasi data serta simulasi anggaran.
Nanik menjelaskan bahwa dalam evaluasi yang tengah dilakukan, pemerintah mempertimbangkan kembali kriteria penerima MBG agar program tersebut benar-benar menyasar kelompok yang membutuhkan.
Salah satu opsi yang dibahas adalah pembatasan penerima dari kalangan keluarga mampu atau orang kaya.
“Misalnya gini. Anaknya orang-orang kaya. Maksudnya yang mampu, yang kaya nanti tidak dapat lagi,” ujar Nanik usai pertemuan dengan Presiden Prabowo.
Baca juga: 5 Pengakuan KSP Dudung Abdurachman, Bantah Punya Dapur MBG
Menurut Nanik, Presiden Prabowo Subianto memberikan respons positif terhadap usulan tersebut. Ia menyebut kepala negara menyambut baik arah evaluasi yang bertujuan meningkatkan efektivitas penyaluran program.
“Senang, senang banget,” ucap Nanik saat menjelaskan respons Presiden.
Meski demikian, Nanik menegaskan bahwa pembahasan lebih rinci terkait skema penyesuaian penerima MBG masih akan dilanjutkan dalam pertemuan berikutnya.
Presiden Prabowo dijadwalkan kembali memanggil pihak BGN untuk mendalami data dan simulasi efisiensi program.
“Ini kan belum. Besok dibahasnya. Katanya besok sore. Angkanya sudah tapi kan tak laporkan Presiden dulu,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/20260610_Nanik-S-Deyang_Mahfud-MD_korupsi-MBG_BGN_Kejagung.jpg)